GORONTALO — Di tengah tantangan pemukiman padat dan lahan yang terbatas, Indonesia mencatatkan kemajuan positif dalam hal akses rumah layak huni pada tahun 2025.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat kenaikan signifikan dalam persentase rumah tangga yang memiliki akses hunian layak.
Jika pada tahun 2024 angka tersebut berada di level 65,25%, di tahun 2025 melonjak menjadi 68,4%.
Baca juga: Muhammadiyah Jadi Ormas Islam dengan Fakultas Kedokteran Terbanyak
Tren positif ini menjadi sinyal perbaikan tata kelola pemukiman nasional.
Dalam peta sebaran hunian layak, DI Yogyakarta masih jadi yang terbaik dengan angka yang sangat mencolok, yakni 88,31%.
Disusul oleh Bali yang menempati posisi kedua dengan capaian 85,73%.
Baca juga: Status PPPK Paruh Waktu Menggantung, Gubernur Gorontalo: Jangan Galau, Kami Cari Solusi
Berikut adalah daftar 10 provinsi dengan persentase kepemilikan hunian layak tertinggi di Indonesia sepanjang tahun 2025:
Baca juga: Ini 5 Kalimat yang Menandakan Seseorang Terlalu Egois
Menariknya, Gorontalo berhasil mengamankan posisi di jajaran 10 besar secara nasional.
Ini membuktikan bahwa upaya pembangunan standar pemukiman di wilayah ini mulai membuahkan hasil yang nyata.
Membangun rumah layak huni tidak semudah mendirikan bangunan fisik.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) menetapkan lima parameter utama yang menjadi standar kelayakan sebuah hunian di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BPS, Goodstats