Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 APRIL 2026 • 10:05 WIB

Sejarah Hari Angkutan Nasional 24 April: Mengenang Jejak Transportasi Indonesia

Sejarah Hari Angkutan Nasional 24 April: Mengenang Jejak Transportasi IndonesiaSejarah Hari Angkutan Nasional yang sering diperingati setiap tanggal 24 April (dml.or.id)

GORONTALO — Setiap tanggal 24 April, Indonesia memperingati Hari Angkutan Nasional

Momen ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan sebuah penghormatan terhadap panjangnya perjalanan sejarah transportasi di tanah air. 

Hari Angkutan Nasional mengingatkan kita betapa vitalnya peran transportasi publik dalam denyut nadi ekonomi dan sosial bangsa.

Baca juga: BMKG Rilis Prospek Cuaca 24-27 April 2026: Waspada Hujan Lebat di Provinsi Gorontalo

Berakar dari Era Pendudukan Jepang

Jejak formal angkutan umum di Indonesia mulai terorganisir pada tahun 1943, tepat di masa pendudukan Jepang. 

Kala itu, sistem transportasi dibagi menjadi dua entitas utama berdasarkan fungsinya.

Pertama Jawa Unyu Zigyosha. Sistem ini fokus pada armada truk untuk mobilisasi logistik dan pengangkutan barang.

Baca juga: 30 Ucapan Selamat Hari Buku Sedunia 2026, Pas untuk Caption Media Sosial

Kedua, Zidosha Sokyoku, yang Khusus melayani kebutuhan mobilitas penumpang menggunakan kendaraan bermotor.

Kedua organisasi inilah yang menjadi embrio lahirnya sistem manajemen transportasi darat di Indonesia yang lebih modern.

Pasca Kemerdekaan dan Lahirnya DAMRI

Setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan mengambil alih kendali. 

Baca juga: Sejarah Hari Buku Sedunia 23 April, Penghormatan untuk Para Sastrawan Dunia

Nama kedua lembaga peninggalan Jepang tersebut disesuaikan menjadi lebih nasionalis yakni Djawatan Pengangkoetan (untuk barang) dan Djawatan Angkoetan Darat (untuk penumpang).

Tonggak sejarah paling krusial terjadi pada 25 November 1946, ketika pemerintah memutuskan untuk menyatukan kedua jawatan tersebut di bawah payung DAMRI (Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bps Kudus

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sejarah Hari Angkutan Nasional 24 April: Mengenang Jejak Transportasi Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!