Adab buka puasa sesuai sunnah Rasulullah SAW (Istimewa)
GORONTALO — Momen buka puasa bukan sekadar waktu untuk melepas lapar dan dahaga di bulan Ramadan.
Bagi umat Muslim, detik-detik terbenamnya matahari adalah waktu yang penuh berkah sekaligus ruang untuk mengikuti teladan mulia Nabi Muhammad SAW.
Dalam kitab Fiqih Sunnah, Sayyid Sabiq menguraikan secara mendetail bagaimana Rasulullah SAW memperlakukan waktu berbuka sebagai bagian dari ibadah yang berkualitas.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Hari Ke-5 Ramadan 2026 untuk Wilayah Gorontalo
Berikut adalah 5 adab berbuka puasa yang sangat dianjurkan untuk kita amalkan.
Rasulullah SAW sangat menekankan umatnya untuk segera membatalkan puasa begitu waktu Maghrib tiba.
Menunda-nunda berbuka justru dianggap menjauhkan kita dari kebaikan.
Baca juga: Gubernur Gorontalo Instruksikan OPD Kawal Stok Pangan dan BBM
“Manusia selalu dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari, Muslim, dan perawi lainnya).
Sebagaimana adab makan pada umumnya, memulai prosesi berbuka dengan menyebut nama Allah adalah hal wajib bagi Rasulullah.
Beliau mengajarkan agar kita senantiasa sadar bahwa setiap suapan yang masuk adalah rezeki dari Sang Pencipta.
Baca juga: Efisiensi Birokrasi: Pemerintah Kabupaten Gorontalo Pangkas 10 OPD Jadi Lebih Ramping
“Wahai anak! Bacalah basmalah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dengan mengambil yang terdekat darimu.” (HR. Bukhari & Muslim).
Menjelang berbuka adalah waktu emas ketika doa seorang hamba tidak akan ditolak oleh Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber