GORONTALO – Menjelang momentum besar Ramadan dan Idulfitri, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail bergerak cepat memastikan stabilitas daerah.
Dalam rapat Evaluasi Penyerapan Anggaran APBD 2026, Gusnar memberikan instruksi khusus kepada seluruh pimpinan OPD.
Fokus utamanya adalah memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok serta persiapan menyambut tradisi lokal.
Baca juga: Efisiensi Birokrasi: Pemerintah Kabupaten Gorontalo Pangkas 10 OPD Jadi Lebih Ramping
Gusnar menekankan agar instansi terkait terus memantau pergerakan stok pangan dan energi di pasar.
Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak terkendali.
“Untuk teman-teman pimpinan OPD terkait, khusus untuk komoditi yang rawan seperti gas LPG, BBM, beras, minyak kelapa dan lainnya ini tolong dipelajari terus rantai pasoknya, kalo bisa itu kita amankan,” tegas Gusnar.
Baca juga: Setahun Pemerintahan Kabupaten Gorontalo, Apa Pencapaiannya?
Selain masalah pangan, perayaan malam pasang lampu atau Tumbilotohe juga menjadi perhatian serius.
Gusnar ingin memastikan tradisi yang menggunakan lampu botol ini tetap semarak dengan dukungan nyata dari pemerintah.
“Untuk Tumbilotohe, kalau bisa kita backup untuk penyelenggaraaannya di titik-titik yang tradisional, tapi permasalahannya terkait dengan penyediaan minyak tanah, untuk hal ini kita lihat perkembangannya kedepan,” ujarnya.
Baca juga: Amalan Perempuan Haid di Bulan Ramadan: Tetap Panen Pahala Meski Tak Berpuasa
Di sektor administrasi, Gusnar menargetkan seluruh proses pengadaan barang dan jasa bisa tuntas sebelum hari raya Idulfitri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Gorontalo