Lima trik psikologis untuk lawan demotivasi (Istimewa)
GORONTALO – Pernahkah kamu merasa demotivasi dalam kerja, misalnya terjebak dalam fase ketika menatap layar laptop terasa sangat berat, padahal deadline sudah di depan mata?
Atau mungkin kamu punya mimpi besar, tapi rasanya tidak punya energi bahkan untuk memulai langkah pertama?
Tenang, kamu tidak sendirian. Dalam psikologi, ini sering kali bukan masalah kemalasan, melainkan respon otak terhadap stres atau beban kognitif yang berlebih.
Baca juga: 32 Obat Herbal Dioplos dengan Bahan Kimia Berbahaya, Cek Kalau Ada Di Rumah Anda
Kabar baiknya, otak kita bisa diakali. Alih-alih menunggu motivasi datang dari langit, kamu bisa memancingnya keluar dengan memanipulasi cara berpikirmu.
Nah, berikut ini adalah 5 trik psikologis untuk mengembalikan motivasimu saat lagi demotivasi.
Masalah terbesar dari demotivasi adalah inersia atau sulitnya memulai gerak dari posisi diam.
Baca juga: Konselor Digital 2025: Saat AI Menggantikan Peran Sahabat
Otak kita sering melebih-lebihkan rasa sakit dari sebuah pekerjaan sebelum kita memulainya.
Caranya berjanjilah pada dirimu sendiri hanya akan mengerjakan ini selama 5 menit. Setelah itu, kalau mau berhenti, boleh.
Trik ini menipu otak untuk menurunkan kecemasan yang terasa tinggi. Seringkali, setelah 5 menit berlalu, rasa cemas itu hilang dan kamu justru lanjut bekerja karena momentum sudah terbentuk.
Baca juga: Warna Rambut Baru di Tahun Baru? Simak Dulu 6 Rambu Penting dari BPOM Ini!
Bahasa yang kamu gunakan dalam hati sangat berpengaruh. Kata "Saya harus menyelesaikan laporan ini" menciptakan beban mental dan resistensi karena terasa seperti paksaan.
Lakukan cognitive reframing sederhana. Ubah kalimatnya menjadi, "Saya bisa menyelesaikan laporan ini agar akhir pekan saya tenang," atau "Saya memilih untuk menulis sekarang."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Beautynesia, Berbagai Sumber