Wisata Hiu Paus, salah satu destinasi wisata populer di Gorontalo (Ig @lecka_smenkqiuw)
GORONTALO – Dalam kunjungan resmi ke Kementerian Pariwisata, Kamis, 3 Juli 2025 kemarin, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail memaparkan sejumlah destinasi wisata yang dinilai layak mendapatkan dukungan langsung dari pusat.
Kunjungan itu diterima langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa.
Bupati Kabupaten Gorontalo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Pimpinan Bank SulutGo, serta para Kepala Dinas dari provinsi dan seluruh kabupaten di Gorontalo juga hadir pada pertemuan itu.
Baca juga: Scooteris Wajib Catat! Ini 5 Wejangan Wagub Gorontalo di Celebes Scooter Party 2025
Berikut hal-hal menarik yang dibahas selama pertemuan itu:
Dalam presentasinya, Gubernur menyebut sejumlah destinasi andalan Gorontalo yang dianggap punya keunikan tersendiri dan sudah masuk dalam RPJMD.
Misalnya, kawasan pemukiman Suku Bajo, Pantai Bolihutuo, Desa Wisata Religi Bubohu, Museum Pendaratan Bung Karno Desa Iluta, Pantai Minanga, Benteng Otanaha, Jungle Traking Hungayono, Kawasan Olele, Wisata Lombongo, dan wisata Hiu Paus.
Untuk bisa berkembang maksimal, kata Gusnar, semuanya butuh campur tangan pusat.
“Dalam rangka pengembangan maka perlu ada dukungan dari Kementerian Pariwisata,” ujarnya.
Wamen Ni Luh Puspa memberikan sinyal positif, tapi ia menegaskan bahwa intervensi pusat harus berdasarkan pemetaan yang tepat.
“Tinggal kita petakan pada bagian mana yang bisa diintervensi oleh pusat,” tegasnya.
Wamen juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian destinasi, terutama wisata Hiu Paus di Bone Bolango, yang makin populer.
Ia menekankan pendekatan berkelanjutan agar kawasan tersebut tidak rusak oleh kunjungan yang tidak terkontrol.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Gorontalo