Senin, 06 OKTOBER 2025 • 13:00 WIB

Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Gorontalo Berkurang di Tahun 2025, tapi Garis Kemiskinan Naik

Author

Ilustrasi jumlah penduduk miskin di Kabupaten Gorontalo berkurang tahun 2025 (Istimewa)

GORONTALO - Tingkat kemiskinan di Kabupaten Gorontalo menunjukkan tren penurunan di tahun 2025. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo, persentase kemiskinan pada tahun 2025 tercatat sebesar 14,89 persen.

Angka ini turun 1,54 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya atau tahun 2024 yang mencapai 16,43 persen.

Jumlah penduduk miskin juga menurun dari 61,91 ribu orang pada 2024 menjadi 56,13 ribu orang pada 2025 atau berkurang sekitar 5,78 ribu orang. 

Baca juga: Realisasi Retribusi Kabupaten Gorontalo Triwulan III Capai 68,92 Persen, Dinas Perhubungan Terendah

Penurunan ini menandai perbaikan kondisi ekonomi masyarakat Kabupaten Gorontalo dalam setahun terakhir.

Rata-rata Pengeluaran Naik

Meski demikian, garis kemiskinan atau rata-rata pengeluaran minimum per kapita mengalami kenaikan.

Di tahun 2024, garis kemiskinan Kabupaten Gorontalo sebesar Rp605.743 per bulan. Namun, di tahun 2025 naik menjadi Rp635.880 per bulan. 

Baca juga: Terlibat Curanmor, Dua Remaja Kakak Beradik di Kota Gorontalo Ditangkap Polisi Usai Dilaporkan Keluarga Sendiri

Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan dasar masyarakat seiring perubahan harga barang dan jasa.

BPS juga mencatat penurunan pada dua indikator penting lainnya, yaitu Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2).

Indeks Kedalaman Kemiskinan turun menjadi 1,66, yang berarti rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin kecil.

Baca juga: Adhan Dambea ke ASN: Tahun Depan Jangan Kerja Asal-asalan Lagi

Sementara itu, Indeks Keparahan Kemiskinan turun menjadi 0,30, menandakan ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin juga semakin berkurang.

Wajib Disyukuri

Menanggapi data tersebut, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menyambut baik capaian penurunan angka kemiskinan.

Meski belum mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan angka kemiskinan di Kabupaten Gorontalo turun, capaian ini wajib diapresiasi.

"Ini patut kita syukuri karena ini hasil kerja kita semua," kata Sofyan Puhi, Senin, 6 Oktober 2025.

Meski begitu, dirinya meminta agar evaluasi dilakukan secara lebih rinci untuk mengetahui faktor penyebabnya.

Ia juga menegaskan, pemerintah daerah akan menyiapkan langkah strategis berbasis data untuk menekan angka kemiskinan lebih lanjut. 

“Nanti kita cari turunnya di mana, biar kita bisa buatkan langkah atau solusinya seperti apa agar angka kemiskinan ini bisa kita tekan terus,” ujar Sofyan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BPS

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU