GORONTALO – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, akhirnya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Mohamad Jeksen.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial itu wafat setelah mengikuti pendidikan dasar (diksar) Mapala Butaiyo Nusa.
Eduart mengaku terpukul dengan kabar duka tersebut. Menurutnya, almarhum bukan sekadar mahasiswa, melainkan bagian dari keluarga besar UNG.
Baca juga: Kata Rektor UNG Soal Diksar Mapala Ilegal yang Renggut Nyawa Mahasiswa
“Sebagai pimpinan, saya menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Jeksen. Saya sangat kehilangan karena almarhum adalah anak kami, mahasiswa UNG," kata Eduart, Selasa, 23 September 2025.
Rektor juga mengajak seluruh civitas akademika untuk mendoakan almarhum.
“Mari kita doakan almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat yang baik di sisi Allah SWT,” sambungnya.
Baca juga: Wahyudin Moridu Terbukti Langgar Kode Etik dan Sumpah Jabatan Anggota DPRD
Hindari Simpang Siur
Eduart menjelaskan, pernyataan resmi baru disampaikan hari ini dengan pertimbangan agar tidak terjadi simpang siur informasi di masyarakat.
Sejak awal, pihak kampus lebih memfokuskan diri mendampingi proses evakuasi hingga pemulangan jenazah ke kampung halaman korban di Muna, Sulawesi Tenggara.
“Kami tidak bisa gegabah karena baik korban maupun yang diduga terlibat semuanya adalah mahasiswa kami. Sebagai orang tua di kampus, tentu kami harus hati-hati menyikapi hal ini,” tegasnya.
Baca juga: Kontroversi Ucapan Rampok Uang Negara, Wahyudin Moridu Bisa Terjerat Pidana
Bentuk Tim Investigasi
Lebih jauh, Eduart menegaskan UNG akan tetap mengambil langkah sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku.
Saat ini, pihaknya tengah membentuk tim khusus untuk mengumpulkan data dan keterangan dari berbagai pihak.
Ia juga menambahkan, universitas tidak akan menghalangi proses hukum yang ditempuh keluarga korban, melainkan mendukung sepenuhnya dan siap menindaklanjuti hasilnya.
“Sudah ada beberapa keterangan yang masuk ke saya dan itu akan menjadi dasar mengambil tindakan,” jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan