GORONTALO - Adu jotos yang melibatkan dua siswa sd di Kabupaten Gorontalo mendapat perhatian khusus dari pemerintah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Yasin Alitu mengatakan akan mengevaluasi penggunaan gawai di sekolah.
Alasannya, perkelahian dua siswa tersebut terjadi lantaran penggunaan gawai secara bebas sehingga menimbulkan konten yang memicu ketersinggungan.
"Ini sudah aman, tidak ada sanksi, hanya ada evaluasi ke depan. Apalagi kejadian ini terjadi di luar jam sekolah, jadi agak susah pihak sekolah mengawasi itu," kata Yasin.
Baca juga: Gegara Konten TikTok Dua Siswa SD di Kabupaten Gorontalo Baku Pukul di Pasmolim
Dalam masalah ini, Yasin tidak menyalahkan pihak mana pun. Namun, ia telah mengingatkan pihak sekolah agar meningkatkan pengawasan terhadap siswa.
"Kami memberikan pemahaman kepada kepala sekolah agar lebih mengawasi anak-anak baik di dalam maupun luar sekolah," ungkapnya.
Peran Orang Tua Penting
Lebih lanjut, Yasin menjelaskan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi, dan mendidik karakter anak. Pengawasan penggunaan gawai di sekolah bukan cuma tugas guru, tetapi juga orang tua.
Baca juga: Apel ke Rumah Pacar Pakai Motor Curian, Maling Motor di Gorontalo Malah Kena Tilang
"Kami imbau ke seluruh kepala satuan pendidikan bekerja sama dengan orang tua agar paham bagaimana penggunaan gadget yang benar terhadap anak," ujarnya.
Belajar dari masalah ini, Yasin akan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan terkait penggunaan gawai di sekolah.
Ia juga secara khusus akan mengevaluasi surat edaran terkait pendidikan karakter siswa yang sudah ia keluarkan sebelumnya.
"Sekarang ini memang kita tidak bisa batasi karena ada matpel yang harus gunakan itu, tapi nanti kita akan kita atur lagi," katanya.
"Kami sudah menurunkan surat edaran beberapa bulan lalu kepada seluruh satuan pendidikan terkait pendidikan karakter siswa, itu yang akan kami evaluasi terus melibatkan koordinator wilayah dan pengawas," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan