GORONTALO - BMKG akhirnya mencabut peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa Kamchatka, Rusia.
Peringatan dini resmi dicabut pada Kamis, 31 Juli 2025, dini hari tadi.
"Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh Gempa Kamchatka mag:8.7 SR, tanggal: 30-Jul-25 06:24:50 WIB, dinyatakan telah berakhir," tulis BMKG dikutip dari Instagramnya.
Baca juga: Potensi Tsunami Tidak Terjadi di Gorontalo, Kata Gubernur
Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa Kamchatka, Rusia.
Sejumlah daerah di Indonesia berstatus waspada dengan potensi ketinggian tsunami kurang dari 0,5 m.
Salah satu wilayah berpotensi terdampak ialah Kota Gorontalo.
Baca juga: Sejumlah Wilayah di Indonesia Alami Kenaikan Muka Air Laut Usai Gempa Rusia, di Gorontalo Nihil
Berdasarkan analisis BMKG estimasi waktu kedatangan tsunami di Kota Gorontalo pada pukul 16.39 Wita.
Namun, hingga satu jam setelah waktu yang diprediksi BMKG, Kota Gorontalo masih aman.
BMKG juga mencatat sejumlah wilayah di Indonesia mengalami kenaikan air laut usai gempa.
Baca juga: Kota Gorontalo Bestatus Waspada Tsunami, Warga Mengungsi ke Markas TNI AL
Namun, di Gorontalo tak ditemukan anomali muka laut.
Meski demikian, peringatan dini ini membuat sejumlah warga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Pangkalan TNI Al Gorontalo menjadi salah satu lokasi pengungsian warga.
Sekitar 80-an lebih jiwa yang berasal dari wilayah pesisir Kota Gorontalo datang untuk menyelamatkan diri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: IG @infobmkg