GORONTALO - Baru-baru ini dugaan teror bom molotov menimpa anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Tony Harun.
Insiden ini terjadi di rumah Tony, di Desa Balahu, Kabupaten Gorontalo, pada Senin, 21 Juli 2025.
Tony bilang insiden ini terjadi sekitar pukul 2.30 Wita dini hari tadi.
Baca juga: Satu Rumah di Kabupaten Gorontalo Dilahap Api, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta
Awalnya, ia dibangunkan istrinya yang lebih dulu mengetahui peristiwa ini.
Setelah itu, Tony melihat bagian belakang mobilnya yang terparkir di halaman rumah terbakar.
Tidak jauh dari situ, Tony menemukan pecahan botol yang berisi minyak tanah.
Baca juga: Mobil Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo yang Terbakar Diduga Kena Lemparan Bom Molotov
Tony telah melaporkan insiden ini ke polisi. Saat ini polisi tengah melakukan olah TKP.
Politisi NasDem itu menduga teror ini didasari persaingan politik.
Namun, ia tak ingin berspekulasi lebih jauh dan menyerahkan sepenuhnya ke polisi.
Baca juga: Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Alami Teror, Mobil Diduga Dibakar OTK
Ini bukan kali pertama terjadi. Teror serupa menimpa rumah Manajer Eksternal PT Gorontalo Mineral, Didik Hatmoko.
Kejadiannya pada Senin, 12 Mei 2025 di kediaman Didik, yang berada di Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.
Sama seperti yang dialami Tony, teror dilancarkan pada pukul 03.30 Wita dini hari.
Saat kejadian terdengan suara lemparan dan ledakan di bagian depan rumahnya.
Bukan cuma sekali. Suara lemparan dan ledakan itu terdengan dua kali secara beruntun.
Saat diperiksa, api telah menyala tepat di bagian samping mobilnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber