Sabtu, 05 JULI 2025 • 10:13 WIB

Kena Reviu Kemenkes, RSUD M.M Dunda Lakukan Pembenahan

Author

RSUD MM Dunda lakukan pembenahan usai di reviu Kemenkes (Yakub)

GORONTALO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M.M Dunda Limboto masuk dalam daftar 545 rumah sakit yang direviu oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) karena dinilai tidak sesuai dengan klasifikasinya. 

Namun, pihak rumah sakit langsung bergerak cepat dengan melakukan pembenahan.

1. Ada Satu Alat yang Kurang di ICU

Masalah utama ternyata cuma soal alat, bukan pelayanan atau SDM.

Baca juga: Hasil Reviu Kemenkes Bikin 8 Rumah Sakit di Gorontalo Berpotensi Turun Kelas

Plh Direktur RSUD M.M Dunda, Ulfa Thamrin Jahya Domili, bilang bahwa klasifikasi rumah sakit tidak sesuai karena ventilator di ICU belum memenuhi jumlah minimal.

“Kurangnya ventilator yang ada diruang Intensive Care Unit (ICU). Harusnya ada 11 unit tetapi diruangan itu hanya 10 unit,” ungkap Ulfa, Jumat, 4 Juli 2025 kemarin.

2. Kemenkes Sudah Kirim Surat Sejak Juni

Kemenkes RI mengirimkan surat resmi pada 13 Juni 2025, dengan nomor YR.02.01/D/2476/2025. 

Baca juga: 8 Rumah Sakit di Gorontalo Jalani Reviu Kelas, Upaya Tingkatkan Standar Layanan Kesehatan

Dalam surat itu, disebutkan bahwa RSUD M.M Dunda masuk dalam daftar rumah sakit yang perlu diperbaiki klasifikasinya.

3. RSUD M.M Dunda Sudah Lakukan Pembenahan

Pihak rumah sakit tidak tinggal diam. Ulfa menjelaskan bahwa pembenahan langsung dilakukan begitu menerima surat dari Kemenkes.

“Kita memunggu direviu kembali, karena Kami sudah berupaya untuk memenuhinya dan telah memperbaharui datanya,” terang Ulfa.

Baca juga: Dua Daerah di Gorontalo Berstatus Tanggap Darurat KLB Malaria, Aktivitas Tambang Ilegal Disorot

4. Menunggu Reviu Ulang dan Penyesuaian dari BPJS

Setelah pembenahan dilakukan, kini rumah sakit tinggal menunggu reviu ulang dari Kemenkes. 

Nantinya, hasil tersebut juga akan jadi dasar bagi BPJS Kesehatan untuk menyesuaikan kontrak tarif layanan lewat addendum.

5. Tenang, Pelayanan Masih Berjalan Normal

Meski sempat jadi sorotan, pelayanan di rumah sakit tetap berjalan seperti biasa. Ulfa memastikan bahwa rumah sakit tidak akan turun kelas.

“Sampai saat ini, semua pelayanan terhadap pasien berjalan normal sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Relatif

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU