Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea buka orientasi PPPK (Humas Pemkot Gorontalo)
GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memberikan teguran keras sekaligus arahan mendalam saat membuka kegiatan orientasi PPPK.
Adhan bilang status sebagai aparatur sipil adalah amanah besar, bukan sekadar status pekerjaan.
Ia menyoroti pentingnya tanggung jawab moral dan profesional. Untuk itu, ia meminta para pegawai baru agar meninggalkan mentalitas sekadar mengikuti rutinitas.
“Kalau sudah memilih jadi ASN, berarti sudah siap mengabdi. Jangan hanya datang terima gaji, tapi pahami betul tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Wali Adhan, Senin, 3 November 2025 kemarin.
Lebih lanjut, Adhan meminta PPPK yang baru bergabung untuk bekerja dengan pemahaman yang utuh mengenai arah kebijakan pimpinan dan kebutuhan masyarakat.
“Setiap kebijakan yang dibuat pemerintah tentu bertujuan untuk rakyat. Jadi apa pun tugasnya, harus dipahami konteksnya agar hasil kerja bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Baca juga: Kunjungan Pertama Soekarno ke Gorontalo Bulan November 1951 Diwarnai Protes dan Penangkapan
Ia juga menyoroti etika pelayanan publik sebagai kunci utama membangun kepercayaan masyarakat. Di era informasi terbuka, kinerja ASN akan dinilai secara transparan oleh publik.
“Sekarang semua serba terbuka. Kalau ada pegawai malas atau tidak melayani dengan baik, masyarakat bisa langsung tahu,” tandasnya.
Terakhir, Adhan mengajak seluruh peserta orientasi untuk mensyukuri kesempatan yang telah didapat, yakni menjadi bagian dari birokrasi Pemerintah Kota Gorontalo.
Ia mengingatkan bahwa rasa syukur terbaik diwujudkan melalui dedikasi dan konsistensi dalam tugas.
“Syukuri jabatan ini dengan bekerja sungguh-sungguh. Jadikan orientasi ini awal untuk memperkuat semangat pengabdian," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Gorontalo