Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 OKTOBER 2025 • 18:05 WIB

BPBD Gorontalo Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Awal Tahun 2026

BPBD Gorontalo Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Awal Tahun 2026Pemerintah ingatkan warga soal cuaca ekstrim sampai dengan awal tahun 2026 (HO/Husnul Puhi)

GORONTALO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan yang mulai melanda wilayah setempat sejak awal Oktober 2025.

Menurut BPBD, curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi berpotensi memicu berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. 

Kondisi ini terutama mengancam warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan kawasan pegunungan.

Baca juga: BSG Sosialisasikan Aplikasi Kasda Non-Tunai Versi Terbaru untuk Desa di Kabupaten Gorontalo

Penata Penanggulangan Bencana Bidang Kedaruratan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo, Mohamad Tahir Laendeng, menjelaskan bahwa pihaknya telah menetapkan status siaga darurat menyusul peralihan musim dari kemarau ke penghujan.

“Saat ini musim yang kita hadapi mulai awal Oktober 2025 yakni musim hujan, telah ada beberapa titik yang kami pantau adanya genangan air,” kata Tahir, Senin, 6 Oktober 2025.

Ia menambahkan, masa musim hujan di Gorontalo diperkirakan akan berlangsung hingga awal Januari atau Februari 2026. 

Baca juga: Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Gorontalo Berkurang di Tahun 2025, tapi Garis Kemiskinan Naik

Karena itu, BPBD telah menyiagakan personel dan peralatan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di berbagai wilayah.

“Kondisi cuaca hujan ini hampir semua di Pulau Sulawesi terdampak, untuk di Gorontalo telah diberikan peringatan dari BMKG, bahwa cuaca ekstrem ini akan terjadi dari Oktober 2025 hingga Februari 2026,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan BPBD, curah hujan di sejumlah kabupaten kini menunjukkan peningkatan signifikan. 

Baca juga: Realisasi Retribusi Kabupaten Gorontalo Triwulan III Capai 68,92 Persen, Dinas Perhubungan Terendah

Hujan yang sebelumnya ringan mulai bergeser ke kategori sedang hingga lebat dan disertai hembusan angin kencang.

Kondisi tersebut membuat wilayah di sekitar aliran sungai yang tidak memiliki tanggul pengaman cukup rentan mengalami banjir. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BPBD Gorontalo Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Awal Tahun 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!