Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea (Humas Pemkot Gorontalo)
GORONTALO – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Gorontalo menemukan 20 catatan hasil pemeriksaan terhadap kinerja Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloei Saboe.
Temuan ini disampaikan oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat memimpin apel pagi di lingkungan RSUD pada Senin, 6 Oktober 2025.
Pemeriksaan tersebut dilakukan atas permintaan pemerintah kota menyusul banyaknya keluhan warga terkait pelayanan rumah sakit.
Baca juga: BPBD Gorontalo Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Awal Tahun 2026
“Ada 20 rekomendasi dari BPKP. Dari 20 itu, ada poin A, B dan C,” ungkap Adhan.
Ia menegaskan, seluruh jajaran di RSUD Aloei Saboe wajib menindaklanjuti catatan tersebut agar kualitas pelayanan publik dapat segera diperbaiki.
“Apalagi rekomendasi ini akan jadi acuan BPK yang akan melakukan pemeriksaan dalam waktu dekat. Di situ akan terbuka semua," ujarnya.
Baca juga: Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Gorontalo Berkurang di Tahun 2025, tapi Garis Kemiskinan Naik
"Maka dari itu, sekali lagi saya ajak teman-teman untuk membenahi berbagai kekurangan,” sambungnya.
Selain itu, Adhan juga mengingatkan para dokter untuk tetap fokus pada tugas medis dan tidak ikut mengurusi persoalan manajemen rumah sakit.
“Saya juga tidak akan mencampuri urusan dokter, itu teknis. Tapi, jangan ganggu urusan manajemen, karena itu merupakan kewenangan saya,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan