Warga Pentadio Barat blokade jalan rusak sampai ada perbaikan dari pemerintah (HO)
GORONTALO - Selama dua tahun ruas jalan Yan Lamayenggo, Desa Pentadio Barat rusak parah.
Sepanjang jalan penuh lubang dan kubangan. Kondisi makin parah ketika musim hujan.
Kekecewaan warga makin menjadi setelah dua tahun menanti perbaikan jalan rusak tak kunjung datang.
Baca juga: Angka Buta Aksara di Kabupaten Gorontalo Cenderung Turun, Tapi Mengapa Belum Tuntas?
Sebagai bentuk kekecewaan, warga akhirnya memblokade jalan yang jadi akses utama sehari-hari itu.
Warga memblokade jalan menggunakan batang pohon hinga seng bekas, ditambah poster-poster berbau sindiran.
Erwin Pakaya, salah satu warga setempat bilang jalan tersebut sudah sangat membahayakan pengguna.
Baca juga: Pajak Sarang Burung Walet di Kabupaten Gorontalo Lesu, Realisasi Baru 33 Persen
Bahkan orang tua yang hendak mengantar anak ke sekolah sering kali terjatuh akibat jalan yang dipenuhi lubang dan kubangan.
"Sudah dua tahun kondisinya rusak parah begini. Adakalanya kalau musim hujan, orang tua antar anaknya ke sekolah kadang kecelakaan," ujarnya.
Aksi blokade jalan ini bukan baru pertama kali dilakukan warga. Ini sudah yang ketiga kali dilakukan.
Baca juga: Realisasi Pajak Kabupaten Gorontalo 2025, Jasa Perhotelan Tembus 284 Persen
Meski begitu, mimpi melihat jalan utama mereka dipermulus bekum juga jadi kenyataan.
“Sudah tiga kali warga melakukan pemblokiran jalan, tapi belum juga ada tindakan. Kami menutup jalan ini sampai pemerintah benar-benar memperbaikinya," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan