Kunjungan Islamic Development Bank (IsDB) ke Kabupaten Gorontalo (Humas Pemkab Gorontalo)
GORONTALO - Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali memperoleh dukungan hibah lanjutan dari Program Upland.
Program ini digagas oleh Kementerian Pertanian bersama Islamic Development Bank (IsDB).
Hibah ini difokuskan pada pengembangan komoditas pisang Gapi yang menjadi unggulan daerah.
Baca juga: 746 Paket Makanan Bergizi Dibagikan untuk Siswa di Limboto
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan, ada 36 petani penerima manfaat yang akan didampingi, baik dari segi permodalan maupun akses pasar.
Skema bantuan dilakukan secara reimbursable: dana terlebih dahulu dialokasikan melalui APBD, kemudian diganti oleh IsDB.
“Tahun ini Rp700 juta dan tahun depan Rp500 juta. Dana itu sudah masuk dalam APBD perubahan 2025 dan APBD induk 2026,” jelas Sofyan, Kamis, 28 Agustus 2025.
Baca juga: Imam Masjid di Kabupaten Gorontalo Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur
Untuk menjamin keberlanjutan program, Sofyan menyebut pihaknya akan meminta dukungan DPRD agar regulasi daerah segera diselesaikan.
“Kita butuh payung hukum agar dana hibah ini tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Project Manager Proyek Upland Kementan, Muhammad Ikhwan, menyampaikan bahwa sejak 2021 hingga 2024, Kabupaten Gorontalo telah menerima alokasi anggaran sebesar Rp8,3 miliar.
Tahun ini dialokasikan Rp4,8 miliar, termasuk kredit microfinance Rp700 juta, sedangkan tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp1,7 miliar dengan tambahan kredit Rp500 juta.
Dengan adanya dukungan ini, para petani pisang Gapi diharapkan tak hanya memiliki modal lebih kuat.
Namun juga kesempatan memperluas pasar sehingga komoditas lokal bisa bersaing secara nasional maupun internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo