Deretan Pemain yang Jadi 'Tulang Punggung' Tim di Piala Dunia 2026, Tidak Ada Cristiano Ronaldo
GORONTALO — Panggung Piala Dunia kerap melahirkan sederet bintang yang tampil sangat mendominasi di lini depan.
Nama-nama besar seperti Kylian Mbappe dan Lionel Messi jelas masuk di dalamnya.
Dikutip dari FIFA, selain Mbappe dan Messi, ada beberapa nama yang sukses menjadi tulang punggung bagi negaranya masing-masing.
Baca juga: Ribuan Doa dari Gorontalo untuk Rachmat Gobel
Menariknya, daftar elite pembuat angka kali ini diwarnai dengan absennya nama megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo dari jajaran teratas.
Berikut ini deretan pemain yang memiliki kontribusi gol paling banya sepanjang Piala Dunia 2026 berlangsung.
Dominasi Kylian Mbappe dan Magis Lionel Messi
Penyerang andalan Prancis, Kylian Mbappe, memimpin daftar teratas berkat performa impresifnya yang sangat mematikan di kotak penalti lawan.
Baca juga: Dendam Menahun, Seorang Kakek di Gorontalo Tewas di Tangan Cucu Sendiri
Mbappe tercatat mengemas 8 gol dan 3 asis dari 7 penampilan atau menghasilkan 11 kontribusi gol selama 607 menit merumput.
Bintang Les Bleus ini tampil sangat efisien dengan rata-rata hanya membutuhkan waktu 55 menit saja untuk melahirkan satu kontribusi gol.
Sayangnya, torehan terputus usai Prancis tumbang daei Spanyol 0-2 di partai semifinal.
Baca juga: Kemendikdasmen Resmi Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Ini Tujuannya
Di peringkat kedua, maestro sepak bola dunia asal Argentina, Lionel Messi, masih terus menunjukkan sihirnya di atas lapangan hijau.
Messi secara luar biasa sukses membukukan 8 gol dan 2 asis penting hanya dalam kurun 5 pertandingan kompetitif bersama Tim Tango.
Dari total 530 menit durasi bermain, kapten legendaris ini menjadi yang paling efektif dengan rata-rata kontribusi gol setiap 53 menit.
Catatan ini belum termasuk dua asisnya saat membantu Argentina melaju ke final usai menang lawan Inggris.
Ketajaman Erling Haaland dan Duo Inggris
Meski negaranya kerap tidak diunggulkan, Erling Haaland sukses menghentak turnamen lewat raihan 7 gol murni dari 5 penampilan bersama Norwegia.
Penyerang bertubuh kekar ini mencatatkan 7 kontribusi gol dalam 465 menit bermain dengan rata-rata efisiensi per 66 menit.
Sementara itu, Inggris menyumbang dua nama sekaligus dalam daftar elite pencetak angka tersubur di ajang empat tahunan ini.
Jude Bellingham menjelma menjadi motor serangan utama The Three Lions lewat sumbangan 6 gol dan 1 asis berharga dari 6 laga.
Gelandang masa depan Real Madrid ini mengumpulkan 7 kontribusi gol dalam 515 menit atau rata-rata per 74 menit sekali.
Rekan senegaranya, Harry Kane, juga mengoleksi angka yang sama persis dengan torehan 6 gol dan 1 asis bernilai tinggi dari 6 pertandingan.
Kane mencatatkan 7 kontribusi gol selama 563 menit bermain dengan rata-rata waktu keterlibatan di lapangan selama 80 menit.
Kontribusi Nyata Ousmane Dembele dan Mikel Oyarzabal
Kekuatan lini serang Prancis kian menakutkan berkat kehadiran winger lincah Ousmane Dembele yang menyisir area sayap lapangan.
Dembele sukses menyumbangkan 5 gol dan 2 asis berharga selama 522 menit waktu bermain dalam 7 laga kompetitif.
Catatan 7 kontribusi gol milik pemain sayap lincah ini diraih dengan tingkat efisiensi rata-rata mencapai 75 menit di lapangan.
Daftar elite pencetak angka ini ditutup oleh perwakilan Spanyol, Mikel Oyarzabal, yang tampil gemilang sepanjang turnamen.
Oyarzabal berhasil mengoleksi total 5 gol dan 1 asis penting untuk La Roja dari total 7 kali penampilannya.
Ia mengumpulkan 6 kontribusi gol dalam durasi 543 menit bermain dengan catatan rata-rata per 91 menit di atas lapangan.
Selain nama-nama di atas tadi ada sejumlah oemain yang juga dicatat FIFA memiliki kontribusi gol bagi negaranya.
Mereka adalah Johan Manzambi (5 kontribusi gol), Michael Olise (5 kontribusi gol), Julian Quinones (5 kontribusi gol), Ismaila Sarr (5 kontribusi gol), Deniz Undav (5 kontribusi gol), dan Vinicius Junior (5 kontribusi gol).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA