GORONTALO — Timnas Indonesia sukses memetik kemenangan meyakinkan atas Oman dalam FIFA Matchday 2026.
Pasukan John Herdman tampil sangat dominan sepanjang pertandingan dan menyudahi perlawanan tim tamu dengan tiga gol tanpa balas.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit pertama dibunyikan, armada Indonesia langsung mengambil kendali permainan dan mengurung pertahanan lawan.
Baca juga: Skenario Kelolosan Timnas Indonesia U-19 Menuju Fase Gugur Piala AFF 2026
Skuad Garuda membuka peluang emas pada menit ke-10 lewat sundulan Nathan Tjoe-A-On yang memanfaatkan umpan matang Rizky Ridho.
Kerja keras Indonesia membuahkan hasil manis ketika laga baru berjalan 13 menit.
Berawal dari eksekusi bola mati Nathan, Justin Hubner sukses menyambutnya dengan tandukan tajam yang berbuah gol pembuka.
Tekanan demi tekanan yang dilancarkan lini depan Indonesia terus membuat barisan belakang Oman kelabakan.
Memanfaatkan kesalahan antisipasi bek lawan, Ole Romeny berhasil merebut bola liar di area sensitif pada menit ke-17.
Ole yang menang posisi kemudian menggiring bola secara cepat ke arah gawang Oman.
Baca juga: Kemensos Buka Lowongan 5.127 Formasi PPPK Tendik Sekolah Rakyat 2026, Ada Titik Ujian di Limboto
Lewat sebuah sepakan terukur, ia berhasil menaklukkan kiper lawan dan memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 2-0.
Memasuki menit ke-30, Oman perlahan mulai keluar dari tekanan dan berani melancarkan serangan balasan.
Meski demikian, upaya mereka belum mampu meruntuhkan ketangguhan Emil Audero di bawah mistar gawang.
Tim tamu mendapatkan peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan melalui hadiah penalti dari wasit.
Hukuman tersebut diberikan setelah Justin Hubner dinilai terlambat melakukan intersep dan melanggar penyerang Oman di area terlarang.
Hatem Al-Rushadi yang maju sebagai algojo utama gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Tendangannya mampu dibaca dengan sangat baik oleh Emil Audero, sehingga keunggulan 2-0 Indonesia bertahan hingga jeda.
Memasuki paruh kedua, Indonesia tidak menurunkan intensitas serangan dan kembali memegang kendali lini tengah.
Duet Ivar Jenner dan Joey Pelupessy tampil sangat solid dalam mengalirkan bola ke kedua sektor sayap.
Pesta gol Indonesia kian lengkap setelah Ragnar Oratmangoen mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-56.
Gol ini lahir dari tusukan maut Ivar Jenner di sisi kiri yang diakhiri dengan sebuah umpan manja mendatar ke arah Ragnar.
Oman mencoba memberikan perlawanan dengan mengubah ritme permainan demi mengejar defisit tiga gol.
Namun, upaya Hatem Al-Rushadi dan kolega selalu kandas di tangan trio bek kokoh Elkan Baggott, Rizky Ridho, dan Kevin Diks.
Melihat timnya sudah di atas angin, pelatih John Herdman melakukan penyegaran dengan memasukkan sejumlah tenaga baru.
Nama-nama seperti Saddil Ramdani, Yacob Sayuri, hingga striker muda Mauro Zijlstra turut diberi kesempatan merumput.
Rekor Istimewa Debutan Termuda
Pertandingan ini juga menjadi momen bersejarah bagi pemain muda potensial asal klub Melbourne City, Mathew Baker.
Pemuda berbakat tersebut resmi melakoni debut pertamanya bersama tim nasional senior Indonesia dalam usia yang sangat muda.
Baker menorehkan rekor sebagai debutan termuda dalam sejarah skuad senior dengan usia 17 tahun 21 hari.
Bersama dengan Donny Tri, para pemain muda ini sukses mengawal keunggulan tim hingga peluit panjang berbunyi.
Oman tetap tidak mampu memecah kebuntuan hingga babak kedua benar-benar berakhir.
Skor mencolok 3-0 menjadi hasil akhir yang manis bagi kemenangan meyakinkan Timnas Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber