Rabu, 20 MEI 2026 • 11:39 WIB

Daftar Kerajinan Khas Gorontalo yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh

Author

Salah satu pengrajin Karawo, salah satu oleh-oleh khas Gorontalo (Indozone Gorontalo)

GORONTALO — Berkunjung ke Provinsi Gorontalo belum lengkap rasanya jika pulang tanpa membawa buah tangan yang ikonik. 

Selain terkenal dengan destinasi wisata yang eksotis, daerah berjuluk Bumi Serambi Madinah ini menyimpan kekayaan budaya luar biasa yang tertuang dalam produk kerajinan tangan terampil warganya.

Setiap produk kerajinan ini tidak sekadar menjadi cendramata, melainkan memiliki nilai estetika tinggi, filosofi mendalam, serta sejarah yang panjang. 

Baca juga: Wabup Gorontalo: ASN Masa Kini Harus Smart dan Tinggalkan Pola Kerja Lama

Bagi Anda yang sedang merencanakan perjalanan ke Gorontalo, berikut adalah rekomendasi kerajinan tangan autentik yang sangat bernilai untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh:

1. Sulaman Karawo

Jika mencari mahakarya seni tekstil yang paling eksklusif, Sulaman Karawo adalah jawabannya.

Produk ini lahir dari sebuah ketekunan luar biasa di mana sang perajin harus mengiris dan mencabut serat benang kain satu per satu secara horizontal maupun vertikal untuk menciptakan ruang kosong. 

Baca juga: 11 Karakteristik Unik Perempuan dengan IQ Tinggi

Di atas sisa serat kain itulah motif-motif indah disulam menggunakan benang warna-warni secara manual. 

Karena prosesnya yang rumit dan memakan waktu hingga satu bulan untuk sepotong baju, wastra ini kerap dijuluki sebagai lukisan di atas serat kain. 

Mengenakan busana Karawo akan langsung memberikan kesan mewah dan elegan dalam setiap perhelatan formal.

Baca juga: Bupati Gorontalo Ajak BPD Perketat Pengawasan Program Nasional di Desa

2. Upiya Karanji (Kopiah Keranjang)

Peci anyaman khas ini memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia karena dahulu kerap dikenakan oleh Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). 

Terbuat dari belahan halus serat pohon mintu, Upiya Karanji dikenal sangat nyaman dan sejuk saat dipakai berkat sirkulasi udara yang baik dari celah-celah anyamannya. 

Teksturnya yang alami memberikan perpaduan kesan antara kesederhanaan yang membumi dan kewibawaan seorang pemimpin. 

Cendramata ini sangat cocok dihadiahkan untuk keluarga tercinta.

3. Batik Gorontalo

Batik Gorontalo sukses menemukan karakter uniknya meski baru dikembangkan secara masif dalam satu dekade terakhir. 

Berbeda dengan batik dari Pulau Jawa, batik khas daerah ini menonjolkan visualisasi kekayaan alam dan budaya lokal. 

Anda akan dengan mudah menemukan corak berwujud hiu paus (whale shark), keanggunan bunga tatudi, hingga siluet Rumah Adat Dulohupa. 

Pemilihan warna-warna cerah dan berani yang kontras mencerminkan karakter masyarakat lokal yang dinamis, religius, serta terbuka terhadap perkembangan zaman.

4. Amongo

Membawa pulang Amongo atau tikar berarti Anda turut serta melestarikan produk ramah lingkungan (eco-friendly). 

Kerajinan ini terbuat dari anyaman daun pandan hutan yang diolah secara tradisional. 

Karakteristik anyamannya yang kokoh memberikan sensasi dingin dan sejuk saat digunakan sebagai alas duduk. 

Di era modern ini, para pencinta estetika vintage dan alam tidak hanya memburu tikar ini sebagai alas lantai, melainkan juga memanfaatkannya dalam bentuk produk turunan kreatif seperti tas belanja etnik serta elemen dekorasi interior rumah.

5. Tenun Gorontalo

Bagi kolektor benda-benda bernilai historis tinggi, Tenun Gorontalo wajib masuk dalam daftar buruan. 

Kain tenun ini memiliki ciri khas yang sangat sakral, yakni kombinasi warna dasar hitam pekat yang dipadukan dengan sulur motif berwarna emas berkilau. 

Paduan kedua warna tersebut mengandung filosofi keteguhan iman dan masa kejayaan.

Dahulu, kain eksklusif ini merupakan atribut khusus yang hanya boleh dikenakan oleh kaum bangsawan atau dalam upacara adat besar.

Memilikinya akan memberikan kepuasan tersendiri bagi penikmat seni autentik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU