GORONTALO — Langkah Timnas Indonesia U-17 untuk segera mengunci tiket fase gugur tertahan di tangan Qatar.
Dalam laga kedua Grup B Piala Asia U-17 2026 yang berlangsung Sabtu malam, pasukan Kurniawan Dwi Yulianto dipaksa menyerah dengan skor 0-2.
Kegagalan mengeksekusi peluang dari titik putih menjadi titik balik yang merugikan bagi skuad Garuda Muda.
Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia U-17 Vs Qatar U-17, Giliran Tuan Rumah Piala Dunia U-17 yang Tumbang?
Kegagalan Penalti dan Kebuntuan Babak Pertama
Indonesia sebenarnya berpeluang unggul cepat pada menit ke-15 setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran handball yang dilakukan pemain Qatar, Taha Nassir.
Matthew Baker yang maju sebagai eksekutor melepaskan tembakan ke pojok kanan, tapi arah bola berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper lawan.
Sebelumnya, ancaman sempat datang melalui sepakan Peres Tjoe yang masih melebar tipis di sisi kanan gawang.
Baca juga: Besok, Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Kampung Nelayan Merah Putih Gorontalo
Meski kedua tim saling jual beli serangan hingga turun minum, papan skor tetap tidak berubah 0-0 di babak pertama.
Dominasi Qatar di Paruh Kedua
Memasuki babak kedua, Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan.
Peres Tjoe kembali mendapatkan peluang pada menit ke-52, tapi akurasinya belum menemui sasaran.
Baca juga: Soal Penerimaan Siswa Baru, Bupati Gorontalo: Jangan Ada Pungli atau Titipan
Petaka bagi Garuda Muda akhirnya datang pada menit ke-57.
Berawal dari umpan matang Jad Hadi Khulalu, Ayokunle Samuel Tokode berhasil menyarangkan bola ke gawang Indonesia.
Tertinggal satu gol membuat pertahanan Indonesia sedikit terbuka.
Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Qatar untuk menggandakan keunggulan pada menit ke-66.
Jad Hadi Khalil kembali menunjukkan kelasnya sebagai kreator serangan dengan mengirimkan asis yang diselesaikan dengan apik oleh Dhiaeddine Larbi.
Upaya Akhir yang Kandas
Indonesia mencoba mengejar ketertinggalan lewat aksi Pandu Wicaksono dan Chico Yarangga di sisa waktu normal, tapi pertahanan Qatar tampil sangat disiplin.
Peluang emas di masa injury time melalui tendangan jarak jauh Miraj Sulaeman pun masih bisa dimentahkan oleh ketangkasan kiper Bakri Mohamed.
Skor 2-0 untuk kemenangan Qatar bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Posisi Klasemen dan Laga Pamungkas
Hasil ini membuat posisi Indonesia merosot ke peringkat ketiga klasemen Grup B dengan torehan tiga poin, kalah selisih gol dari Qatar yang naik ke posisi runner-up.
Sementara itu, Jepang kokoh di puncak klasemen dengan enam poin.
Nasib Indonesia untuk melaju ke babak selanjutnya akan ditentukan pada laga terakhir melawan pemuncak klasemen, Jepang.
Di sisi lain, Qatar akan berhadapan dengan Tiongkok dalam pertandingan penentuan lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber