GORONTALO — Tepat pada 20 Februari 2026, duet kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus genap berusia satu tahun.
Mengusung semangat "Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan", pasangan yang populer dengan jargon ST12 ini telah melakukan penataan ulang yang signifikan pada berbagai sektor fundamental daerah.
Setahun pertama ini bukan sekadar pergantian wajah kekuasaan, melainkan fase krusial dalam memperkuat fondasi identitas, ekonomi, dan tata kelola birokrasi.
Baca juga: Amalan Perempuan Haid di Bulan Ramadan: Tetap Panen Pahala Meski Tak Berpuasa
Menghidupkan Akar Budaya dan Spiritual
Restorasi dimulai dari aspek karakter. Melalui program Navigasi Iman, nilai spiritualitas aparatur dan warga rutin dipupuk setiap pekan.
Selain itu, upaya pelestarian budaya lokal diperkuat dengan penggunaan bahasa daerah setiap hari Jumat serta peneguhan adat di Banthayo Poboide.
Tradisi kini diposisikan sebagai jati diri bangsa yang membangun kebanggaan kolektif warga Limboto dan sekitarnya.
Baca juga: Awas Burnout! 8 Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Menghisap Energi Mentalmu
Loncatan Indeks Pembangunan dan Kesejahteraan
Indikator makro menunjukkan tren positif yang membanggakan sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026:
IPM Naik: Indeks Pembangunan Manusia menyentuh angka 71,54 (kategori tinggi).
Kesehatan: Angka Harapan Hidup naik ke 71,26 tahun. Kepesertaan JKN mencapai 101,03%, didukung subsidi daerah sebesar Rp41 miliar yang berbuah penghargaan UHC Award 2026.
Baca juga: Rekomendasi Spot Ngabuburit di Limboto: Menara Keagungan dan Pasmolim yang Instagramable
Ekonomi: Angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 14,89%, sementara inflasi tetap stabil di angka 2,54%.
Keuangan: PAD melampaui target, mencapai Rp189,9 miliar (101,40%).
Geliat Ekonomi Rakyat dan Sektor Pertanian
Sektor ekonomi riil digerakkan melalui aktivasi ruang publik seperti Car Free Day dan Car Free Night sebagai etalase produk UMKM.
Di sisi lain, sektor pertanian sebagai tulang punggung daerah diperkuat dengan penyaluran 105 ton benih jagung hibrida, pembangunan 16,7 km jalan usaha tani, serta penguatan infrastruktur irigasi dan embung.
Reformasi Birokrasi dan Infrastruktur Modern
Digitalisasi menjadi wajah baru pemerintahan Sofyan-Tonny. Implementasi TTE, SoTeken, hingga sistem pembayaran non-tunai (QRIS) di tingkat desa menunjukkan keseriusan dalam transparansi.
Proyek besar seperti persiapan Mall Pelayanan Publik dan pelantikan 3.013 PPPK Paruh Waktu menjadi bukti nyata penguatan layanan publik.
Pembangunan fisik pun tidak luput dari perhatian. Mulai dari pembangunan jembatan rangka baja di Pulubala, rabat beton lewat program TMMD di Desa Tuladenggi, hingga pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di pesisir Batuda’a Pantai.
Prestasi di Panggung Nasional
Konsistensi kerja tim ST12 membuahkan berbagai pengakuan nasional, di antaranya:
1. Opini WTP ke-15 kali berturut-turut dari BPK RI.
2. Rekor MURI untuk akseptor IUD dan peringkat III Nasional Pelayanan KB.
3. Sukses Tuan Rumah agenda nasional Perkemahan Saka Nasional 2025.
4. Penghargaan Treasury Awards dan Penais Award.
Satu tahun pertama ini menjadi bukti bahwa arah restorasi yang dijalankan telah berada di jalur yang tepat.
Fondasi telah ditanam, sistem telah dibangun, dan kini Kabupaten Gorontalo siap melangkah lebih jauh menuju masa depan yang lebih berkemajuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo