GORONTALO – Tahun 2025 menjadi periode sibuk bagi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo.
Mengusung semangat War on Drugs for Humanity, BNNP Gorontalo mencatatkan sederet angka penting yang menggambarkan dinamika perang melawan narkotika di wilayah Serambi Madinah.
Dari meja penindakan hingga bilik rehabilitasi, berikut adalah rekam jejak kinerja BNNP Gorontalo sepanjang tahun 2025 yang terangkum dalam angka.
Baca juga: BNNP Gorontalo Rehabilitasi 128 Korban Penyalahgunaan Narkoba Sepanjang 2025, Dominasi Remaja
11 Kasus, 18 Tersangka
Di lini penegakan hukum, grafik menunjukkan tren kenaikan. Tim pemberantasan berhasil mengungkap 11 kasus narkotika, naik hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya hanya6 kasus.
Total 18 tersangka diamankan dan diproses hukum, meningkat dari 10 tersangka pada tahun 2024.
Selain menyita barang bukti dari tangan tersangka (7,3 gram ganja & 4,13 gram sabu), BNNP Gorontalo juga mengamankan 4,89 kilogram ganja dan 10 gram sabu tak bertuan.
Baca juga: Kasus Narkoba di Gorontalo Meningkat, BNNP Amankan 18 Tersangka Sepanjang 2025
Barang bukti yang ditemukan dalam operasi lapangan ini telah dimusnahkan pada November lalu.
128 Orang Dipulihkan
Angka di sektor pemulihan membawa pesan waspada. Sebanyak 128 penyalahguna menjalani rehabilitasi tahun ini.
Data mengejutkan muncul dari demografi pasien: 62 orang adalah remaja, mengungguli kelompok dewasa (61 orang) dan lansia (5 orang). Dominasi remaja ini menjadi sinyal merah bagi para orang tua.
Baca juga: Dua Atlet Gorontalo Pulang Bawa Medali SEA Games 2025 Thailand
Tak sekadar memulihkan, BNNP juga mengawal 138 mantan pecandu dalam program pasca rehabilitasi agar tidak kambuh.
Sementara untuk layanan administrasi, sebanyak 2.879 Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN) telah diterbitkan.
445 Ribu Informasi Digital
Perang di dunia maya dan dunia nyata digencarkan. Secara fisik, BNNP menggelar 425 kegiatan kampanye yang menyasar 37.521 orang.
Namun, jangkauan di dunia digital jauh lebih masif. Melalui strategi cyber campaign, sebanyak 445.948 informasi edukasi bahaya narkoba telah disebarluaskan secara online.
2.500 Relawan Siaga
Kolaborasi menjadi kunci. BNNP Gorontalo menggalang kekuatan sipil dengan mengukuhkan 2.000 relawan Genzi (Generasi Z) di sekolah dan kampus, serta 500 relawan di tingkat kelurahan Kota Gorontalo.
Di bidang ekonomi, intervensi dilakukan di 11 kawasan rawan narkoba. Warga dibekali life skill seperti budidaya cabai dan pemasaran digital agar mandiri secara ekonomi dan kebal dari godaan bisnis haram tersebut.
Semua kerja keras ini bermuara pada Indeks Kepuasan Masyarakat layanan rehabilitasi yang meraih skor 3.51 (Kategori Baik), membuktikan bahwa kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat Gorontalo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis