GORONTALO – Sangga kerja Peran Saka Nasional 2025 memaparkan progres persiapan kegiatan kepada Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, dan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, Rabu, 1 Oktober 2025.
Wakil Gubernur Perkemahan Peran Saka Nasional 2025, Syarifah Aslamiah bilang pengurusan administrasi peserta menggunakan aplikasi Ayo Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional.
Seluruh proses pendaftaran maupun registrasi wajib melalui aplikasi tersebut.
Baca juga: Sangga Kerja Peran Saka Nasional Jalani Medikal Check-up PSC Kabupaten Gorontalo
“Per hari ini atau H-32 Peran Saka, jumlah peserta yang terdaftar sudah mencapai 2.000 orang, dan kami masih menunggu pendaftar dari tiap-tiap daerah,” ujar Syarifah dalam rapat evaluasi di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Limboto.
Meski demikian, Syarifah mengakui masih ada sejumlah kendala teknis. Salah satunya terkait syarat KTA (Kartu Tanda Anggota) yang dibutuhkan untuk mendaftar di aplikasi.
Biaya tambahan di luar camp fee dinilai membebani peserta sehingga cukup menghambat proses registrasi.
Baca juga: DKN dan Pemkab Gorontalo Gelar Rapat Teknis Peran Saka Nasional 2025: Sarpras Sudah 80 Persen
“Hal ini masih kami komunikasikan dengan Kwartir Nasional lewat Kwarda untuk mencari solusi terbaik,” tambahnya.
Selain soal administrasi, sangga kerja juga menyampaikan kebutuhan penting lainnya.
Seperti alat transportasi untuk memobilisasi peserta selama kegiatan berlangsung, dukungan kesehatan, serta dukungan teknis tambahan yang perlu dipastikan ketersediaannya.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian kendala yang ada.
“Yang jadi PR kita adalah waktu, karena hanya tinggal tiga minggu lagi. Panitia harus menyampaikan kendala teknis di lapangan agar bisa segera kita bantu," kata Idah.
"Pak Gubernur juga menegaskan, apa yang bisa kita dukung, akan kita dukung. Ini momentum besar untuk memperkenalkan Gorontalo ke tingkat nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa secara umum persiapan sudah mencapai 90 persen.
Namun ada beberapa bagian yang progresnya masih rendah karena baru bisa dilaksanakan menjelang hari H.
"Misalnya pemasangan lampu dan fasilitas tambahan lainnya, itu baru akan dikerjakan dua minggu ke depan,” katanya.
Rapat evaluasi ini menjadi bagian penting untuk menyatukan langkah antara panitia, sangga kerja, dan pemerintah daerah demi memastikan Peran Saka Nasional 2025 berjalan lancar dan sukses di Gorontalo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan