GORONTALO – Tren olahraga lari atau joging di jalanan umum semakin populer di Kota Gorontalo.
Fenomena ini tidak hanya diminati kalangan muda, tetapi juga warga usia paruh baya yang ingin menjaga kebugaran tubuh.
Meski bermanfaat bagi kesehatan, tren joging di jalan umum memicu perhatian pihak kepolisian.
Baca juga: Jadwal Gerakan Pangan Murah Gorontalo: Beras Rp12 Ribu/Kg, Gula, dan Minyak Goreng Juga Ada
Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Octalya Saka, menyoroti masih banyak warga yang berlari di badan jalan.
Bahkan ada yang lari hingga ke bagian tengah, sehingga berpotensi mengganggu pengguna kendaraan.
“Memang olahraga ini baik, tapi jangan sampai kita menyepelekan keselamatan," ujarnya.
Baca juga: Harga Beras Naik, TPID Gorontalo Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Tekan Inflasi
"Saya juga masih banyak menemukan pelari yang terlalu banyak memakan jalan sampai ke tengah jalan,” sambungnya.
Manfaatkan Fasilitas Joging yang Aman
Untuk mengurangi risiko kecelakaan, polisi mengimbau warga memanfaatkan fasilitas olahraga yang telah disediakan pemerintah.
Seperti lapangan olahraga, taman kota, dan jalur lari di stadion.
Baca juga: Minim Sosialisasi, Pemilik Kafe di Gorontalo Bingung Bayar Royalti Lagu
Dengan memanfaatkan lokasi tersebut, aktivitas lari tetap bisa dilakukan dengan aman tanpa mengganggu lalu lintas.
Keselamatan Jadi Prioritas
Pihak kepolisian berharap tren joging di Gorontalo tetap berkembang, namun dilakukan secara aman dan bertanggung jawab.
“Keselamatan adalah yang utama. Mari kita sama-sama berolahraga dengan aman dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan