Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 07:42 WIB

Pelajaran Berharga Garuda Muda: Nova Arianto Bedah Evaluasi Usai Digulung Tiongkok 0-7

Pelajaran Berharga Garuda Muda: Nova Arianto Bedah Evaluasi Usai Digulung Tiongkok 0-7Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto (Timnas Indonesia)

GORONTALO — Langkah awal Timnas Indonesia U-17 menuju Piala Asia U-17 2026 harus diawali dengan ujian berat. 

Bertemu Tiongkok U-17 dalam laga uji coba, tim besutan Nova Arianto kalah 7-0 di Indomilk Arena pada Minggu, 8 Februari 2028 kemarin.

Kekalahan mencolok ini diakui tim kepelatihan berada di luar perkiraan awal, mengingat persiapan matang yang telah dilalui sebelum naik ke atas lapangan hijau.

Baca juga: Tempat Itikaf di Limboto: Masjid yang Cocok untuk Ibadah Malam Sepanjang Ramadan

Realitas Level Asia

Nova Arianto, secara ksatria mengakui bahwa performa anak asuhnya belum mencapai standar yang diinginkan.

Ia melihat adanya kesenjangan yang cukup lebar antara ritme kompetisi domestik dengan intensitas pertandingan internasional.

“Dari sisi performa, hari ini memang belum sesuai dengan yang kami inginkan,” ungkap Nova.

Baca juga: Daftar Libur Nasional Maret 2026, Ini Jadwal dan Potensi Long Weekend

Meski terpukul dengan hasil akhir, Nova memberikan pembelaan bahwa mayoritas pemain yang diturunkannya merupakan debutan di kancah internasional.

“Saya bisa memahami kondisi ini karena ini merupakan pertandingan internasional pertama bagi para pemain. Kita juga tahu Tiongkok adalah salah satu tim yang sangat baik. Namun, saya melihat para pemain sudah berjuang sangat maksimal hari ini,” tambahnya.

Kesalahan Kecil Berakibat Fatal

Salah satu poin krusial yang disoroti Nova adalah kedisiplinan taktik. Ia menekankan bahwa di level Asia, margin kesalahan sangatlah tipis. 

Baca juga: Warkop Emy Limboto: Oase Kesederhanaan di Tengah Modernitas Limboto Coffee Street

Pemain tidak bisa lagi membawa kebiasaan di liga domestik yang terkadang masih memberikan toleransi atas kekhilafan individu.

“Secara level dan intensitas, pertandingan ini jelas berbeda. Di EPA (Elite Pro Academy), mungkin saat melakukan sedikit kesalahan tim masih bisa bertahan. Tetapi ketika menghadapi lawan seperti Tiongkok, satu kesalahan kecil bisa menjadi masalah besar,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kita Garuda

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pelajaran Berharga Garuda Muda: Nova Arianto Bedah Evaluasi Usai Digulung Tiongkok 0-7

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!