Ciri orang egois di tempat kerja yang bisa merusak ritme kerja (Istimewa)
GORONTALO — Dalam dunia profesional, kolaborasi adalah kunci. Namun, hampir di setiap kantor, selalu ada sosok yang tampak bekerja dengan agenda tersembunyi.
Psikologi industri menyebut mereka sebagai individu dengan tingkat egosentris yang tinggi.
Mereka adalah orang-orang yang lebih mementingkan keuntungan pribadi di atas kepentingan tim.
Baca juga: Lebih dari Sekadar Kata: 5 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Tulus
Mengetahui ciri-ciri rekan kerja yang egois bukan bertujuan untuk menciptakan permusuhan, melainkan sebagai langkah proteksi agar kesehatan mental dan produktivitas Anda tetap terjaga. Berikut adalah ciri-ciri utamanya:
Ciri paling mencolok dari orang egois adalah kegemaran mereka mengklaim hasil kerja keras tim sebagai pencapaian pribadi.
Saat proyek berhasil, mereka akan menjadi orang pertama yang bersuara di depan atasan.
Baca juga: Ikhtiar Pemkab Gorontalo Lawan Stunting dengan Air Bersih
Sebaliknya, saat terjadi kegagalan, mereka adalah yang paling lihai dalam menunjuk hidung orang lain sebagai penyebabnya.
Komunikasi dengan orang egois biasanya terasa seperti jalan satu arah. Mereka sering memotong pembicaraan saat orang lain memberikan ide, tapi akan merasa tersinggung jika pendapatnya tidak segera disetujui.
Bagi mereka, diskusi bukan ajang bertukar pikiran, melainkan panggung untuk memvalidasi kehebatan diri sendiri.
Baca juga: Revitalisasi Sport Center Limboto: Misi Gusnar Ismail Menuju PENAS XVII
Orang yang egois di tempat kerja biasanya hanya mau terlibat dalam bagian tugas yang terlihat menyenangkan atau mendatangkan pujian.
Begitu ada masalah teknis yang rumit atau pekerjaan administrasi yang melelahkan, mereka tiba-tiba menghilang atau memberikan seribu alasan untuk menghindar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber