GORONTALO — Stabilitas kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dipastikan aman terkendali hingga penghujung tahun 2026.
Ketersediaan anggaran ini dijamin Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, cukup untuk mengakomodasi seluruh kewajiban daerah beserta pemenuhan hak aparatur desa.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Sofyan saat memimpin agenda rapat pimpinan daerah tingkat tinggi.
Baca juga: Tiga Tersangka Korupsi Irigasi Pinogu Gorontalo Ditahan, Negara Rugi Rp3 M
Pertemuan krusial ini dilangsungkan secara tertutup di Ruang Dulohupa pada hari Senin, 21 Juli 2026 kemarin.
“Insyaallah sampai Desember 2026 kondisi anggaran aman. Hak-hak desa dan seluruh kewajiban pemerintah daerah telah tersedia,” ujar Sofyan.
Percepat Realisasi Program Kerja
Orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu mendesak percepatan realisasi program kerja memasuki periode triwulan ketiga.
Baca juga: Pemprov Gorontalo Terbitkan SE Siaga Kemarau 2026
Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dituntut untuk segera mengeksekusi serapan anggaran secara maksimal.
Langkah evaluasi ketat terus diberlakukan demi menjamin tercapainya target pembangunan daerah sesuai rancangan awal.
Mayoritas instansi pemerintah sejauh ini dinilai sudah memamerkan grafik pencapaian kinerja yang cukup memuaskan.
Baca juga: Proyek Command Center Diskominfo Gorontalo Dikorupsi, Tiga Tersangka Dibui
Meski demikian, sebagian dinas rupanya masih tersandung oleh berbagai kendala teknis maupun regulasi di lapangan.
Salah satu sorotan utama tertuju pada sektor perhubungan yang dianggap belum optimal dalam menyerap potensi retribusi.
Pemerintah daerah berkomitmen kuat untuk memberikan pendampingan intensif bagi setiap instansi yang mengalami hambatan administratif.
Upaya taktis ini diharapkan mampu mendorong kelancaran eksekusi program demi memenuhi target penyelesaian yang tepat waktu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo