GORONTALO — Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi mengantongi dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo).
Nilai bantuan yang diserahkan untuk tahun anggaran 2026 ini mencapai angka Rp462 juta.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menghadiri langsung prosesi serah terima bantuan tersebut pada Rabu (3/6/2026).
Baca juga: Rahasia Tetap Tenang: Menguasai Seni Mengelola Emosi di Bawah Tekanan
Acara ini berlangsung di Kantor Bank SulutGo yang berlokasi di wilayah Limboto.
Sofyan menyampaikan apresiasinya kepada pihak bank atas dukungan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.
Dana CSR ini memang rutin dialokasikan setiap tahun untuk menopang berbagai program pembangunan daerah.
Baca juga: Dorong Inovasi Lokal, Pemkab Gorontalo Matangkan Pembentukan Komite Ekraf
“Tahun ini BSG kembali mengalokasikan CSR sebesar Rp462 juta. Sebagaimana tahun lalu, dana ini digunakan untuk biaya hidup jemaah haji serta dukungan kegiatan kepramukaan," kata Sofyan.
"Tahun ini juga dialokasikan untuk living cost haji dan pengadaan tujuh unit motor roda tiga pengangkut sampah,” sambungnya.
Pengadaan kendaraan pengangkut sampah menjadi salah satu fokus utama dalam penyaluran dana kali ini.
Baca juga: Ekonomi Gorontalo Mei 2026: Catat Deflasi di Tengah Merosotnya Nilai Tukar Petani
Langkah ini diambil guna mengatasi kendala layanan kebersihan yang dialami beberapa wilayah di Kecamatan Limboto.
“Beberapa kelurahan di Kecamatan Limboto masih menghadapi kondisi darurat sampah akibat minimnya armada. Karena itu, melalui CSR ini kami prioritaskan pengadaan kendaraan pengangkut sampah,” jelasnya.
Tujuh unit motor roda tiga tersebut nantinya akan disebar ke kelurahan-kelurahan yang membutuhkan.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo ditunjuk untuk mengatur mekanisme distribusi armada baru ini.
Selain CSR, Sofyan juga menyoroti berbagai kemitraan strategis yang telah terjalin lama dengan Bank SulutGo.
Beberapa di antaranya adalah program Perempuan Hebat untuk inklusi ekonomi serta inovasi peternakan bernama ST12 GO.
Pemerintah daerah berharap sinergi dengan dunia perbankan dapat terus diperkuat di masa mendatang.
Kerja sama ini sangat krusial dalam mempercepat penyelesaian isu lingkungan dan peningkatan pelayanan publik.
Tujuan akhirnya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi daerah agar semakin stabil dan kuat.
Melalui kolaborasi ini, persoalan sosial di Kabupaten Gorontalo diharapkan dapat teratasi secara lebih efisien.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo