Sabtu, 18 APRIL 2026 • 16:21 WIB

Hari Kedua OKP Saka Bahari Kabupaten Gorontalo: Pertajam Tata Kelola Organisasi hingga Jiwa Bela Negara

Author

Kegiatan OKP Saka Bahari Kabupaten Gorontalo hari kedua (Dok. Saka Bahari)

GORONTALO – Memasuki hari kedua, kegiatan Orientasi Kepemimpinan dan Pembinaan Anggota (OKP), di SMA Negeri 2 Limboto semakin produktif. 

Saka Bahari Kabupaten Gorontalo selaku inisiator kegiatan, fokus membekali para peserta dengan materi manajerial dan wawasan kebangsaan yang mendalam, Sabtu, 18 April 2026.

Pada fase ini, peserta tidak hanya diajak mengasah fisik, tetapi juga memperkuat fundamental berpikir dalam mengelola sebuah organisasi.

Baca juga: Hukum Melaksanakan Akikah dan Kurban, Mana yang Didahulukan?

Internalisasi Konstitusi dan Manajemen Saka

Materi pertama yang menjadi sorotan adalah Tata Kelola Organisasi, Konstitusi, dan Manajemen Saka. 

Sesi ini sangat krusial mengingat fungsionaris Pramuka harus memahami landasan hukum (AD/ART) serta mekanisme tata kerja yang berlaku di lingkungan Satuan Karya.

Para peserta diajarkan bagaimana mengelola administrasi, perencanaan program kerja, hingga teknik pengambilan keputusan yang sistematis. 

Baca juga: Menara Keagungan Limboto Bakal Direnovasi, Anggaran Rp7,8 Miliar Disiapkan

Pemahaman ini diharapkan mampu melahirkan kader yang tertib organisasi dan profesional dalam menjalankan roda kepemimpinan di pangkalan masing-masing.

Menakhodai Organisasi di Era Baru

Melengkapi aspek manajerial, materi Kepemimpinan diberikan untuk membentuk karakter pemimpin yang adaptif. 

Kepemimpinan dalam perspektif Saka Bahari bukan sekadar memberi perintah, melainkan kemampuan untuk mengayomi, menginspirasi, dan menjadi solusi di tengah kelompok.

Baca juga: Sokong Ekonomi Produktif, BAZNAS Kabupaten Gorontalo Kucurkan Bantuan Zakat dan Infak Senilai Rp1 Miliar

Fokus pada sesi ini adalah pengembangan soft skills, mulai dari komunikasi efektif hingga manajemen konflik, yang menjadi bekal penting bagi seorang calon pemimpin masa depan.

Bela Negara: Benteng Kedaulatan di Era Digital

Sebagai penutup rangkaian materi hari kedua, para peserta menerima pembekalan mengenai Bela Negara.

Di tengah gempuran ideologi asing dan disrupsi digital, pemahaman mengenai patriotisme menjadi harga mati. 

Peserta diajak untuk memahami bahwa bela negara di masa kini tidak melulu soal fisik, tetapi juga menjaga kehormatan bangsa lewat prestasi, literasi digital yang sehat, serta pengabdian nyata kepada masyarakat.

Pesan Pimpinan Saka Bahari Kabupaten Gorontalo

Pimpinan Saka (Pinsaka) Bahari Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome, menekankan bahwa materi-materi ini merupakan satu kesatuan utuh untuk membentuk profil anggota Pramuka yang paripurna.

"Lewat pembekalan hari kedua ini, kami ingin memastikan bahwa Pramuka di Kabupaten Gorontalo tidak hanya sekadar tahu cara berorganisasi, tetapi memiliki karakter bela negara yang nyata dan manajemen diri yang disiplin," tegas Haris.

Melalui pendalaman materi ini, Saka Bahari Kabupaten Gorontalo optimis bahwa output dari orientasi ini akan melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang siap mengabdi dengan integritas tinggi dan wawasan kebangsaan yang luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU