Sokong Ekonomi Produktif, BAZNAS Kabupaten Gorontalo Kucurkan Bantuan Zakat dan Infak Senilai Rp1 Miliar
GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gorontalo kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai pilar penguat kesejahteraan umat.
Pada Rabu, 16 April 2026), BAZNAS menyalurkan dana zakat maal dan infak dengan total mencapai Rp1 miliar.
Penyaluran ini difokuskan untuk mendukung para pelaku ekonomi produktif serta berbagai sektor krusial lainnya.
Baca juga: Saka Bahari Kabupaten Gorontalo Gelar OKP, Gembleng Jiwa Kepemimpinan Pramuka di Era Digital
Zakat sebagai Instrumen Pemerataan Ekonomi
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa BAZNAS dalam mengelola dana umat.
Ia memandang bahwa zakat memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar pemenuhan kewajiban syariat.
“Zakat ini memiliki peran nyata dalam membantu masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus terus diperkuat agar manfaatnya lebih luas dan tepat sasaran,” kata Sofyan dalam sambutannya.
Baca juga: BMKG Rilis Prospek Cuaca 18 - 23 April 2026: Waspada Hujan Lebat di Provinsi Gorontalo
Ia juga memaparkan tren positif penghimpunan zakat di wilayahnya.
Hingga kuartal pertama tahun 2026, total dana yang terkumpul telah menyentuh angka Rp1,4 miliar.
Pencapaian ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, yang menandakan meningkatnya kepercayaan dan kesadaran masyarakat dalam berzakat.
Baca juga: Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban dan Tata Caranya
Rincian Penyaluran dan Target Program
Ketua BAZNAS Kabupaten Gorontalo, Sukri Moonti, merincikan bahwa dana satu miliar rupiah tersebut tidak hanya menyasar sektor ekonomi.
Alokasi bantuan didistribusikan secara komprehensif untuk menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat.
“Penyaluran ini kami fokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun keagamaan,” jelas Sukri.
Program tersebut mencakup pembangunan rumah layak huni (mahayani), bantuan bagi korban bencana, dukungan biaya pendidikan, layanan kesehatan, hingga stimulan untuk kemakmuran masjid.
Sinergi dan Perbaikan Tata Kelola ke Depan
Melihat potensi besar ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus mendorong kepatuhan zakat, terutama di lingkungan ASN.
Pemda tengah mengarahkan penyesuaian perhitungan zakat agar tetap presisi sesuai ketentuan dan tidak tumpang tindih dengan pos infak.
Selain itu, Sofyan berharap adanya sinkronisasi program yang lebih tajam antara BAZNAS dan pemerintah daerah di masa mendatang.
Salah satu poin yang disoroti adalah perluasan jangkauan perlindungan, termasuk sektor yang belum tergarap optimal seperti dukungan bagi jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi warga kurang mampu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo