Jumat, 17 APRIL 2026 • 19:11 WIB

Saka Bahari Kabupaten Gorontalo Gelar OKP, Gembleng Jiwa Kepemimpinan Pramuka di Era Digital

Author

Pembukaan Orientasi Kepemimpinan Pramukan dan Pembinaan Anggota Saka Bahari Kabupaten Gorontalo (Dok. Saka Bahari)

GORONTALOSatuan Karya (Saka) Bahari Kwartir Cabang Kabupaten Gorontalo mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan generasi muda. 

Melalui inisiatifnya, Saka Bahari menyelenggarakan agenda Orientasi Kepemimpinan dan Pembinaan Anggota.

Kegiatan ini melibatkan perwakilan Pramuka Penegak dari berbagai Gugus Depan SMA dan SMK di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo.

Baca juga: BMKG Rilis Prospek Cuaca 18 - 23 April 2026: Waspada Hujan Lebat di Provinsi Gorontalo

Kegiatan yang dipusatkan di SMA Negeri 2 Limboto ini resmi dibuka pada Jumat, 17 April 2026. 

Meskipun diinisiasi oleh Saka Bahari, orientasi ini bersifat terbuka bagi anggota Pramuka secara umum dengan tujuan menyeragamkan kualitas kepemimpinan dan karakter di tingkat Penegak. 

Selama tiga hari, para peserta akan menjalani serangkaian pembinaan intensif untuk menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.

Baca juga: Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban dan Tata Caranya

Pramuka Sebagai Motor Penggerak Karakter

Ketua Pimpinan Saka Bahari Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk memperkuat fondasi kepemudaan di daerah.

Ia menekankan bahwa pembinaan karakter harus dilakukan secara kolektif dan menjangkau seluruh elemen Pramuka.

"Generasi muda adalah tiang utama kemajuan bangsa. Lewat kegiatan ini, Saka Bahari ingin memastikan bahwa anggota Pramuka di Kabupaten Gorontalo memiliki bekal kepemimpinan yang kuat," katanya.

Baca juga: 10 Negara Terkorup di Dunia, bahkan Lebih Korup dari Indonesia

"Tentu tujuannya agar anggota pramuka mampu memberikan kontribusi positif serta meninggalkan jejak kebaikan di tengah masyarakat," sambungnya.

Menjawab Degradasi Etika di Ruang Digital

Di hadapan para peserta dari berbagai sekolah, Haris menyoroti tantangan besar yang dibawa oleh arus globalisasi dan teknologi. 

Menurutnya, perkembangan digital yang tidak dibarengi dengan keteguhan karakter berisiko mengikis nilai-nilai luhur, termasuk menurunnya sikap hormat terhadap guru dan orang yang lebih tua.

Oleh karena itu, orientasi yang digagas Saka Bahari ini menitikberatkan pada tiga pilar utama.

Pertama penguatan integritas. Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kembali nilai-nilai moral dan etika dalam berinteraksi, baik di dunia nyata maupun media sosial.

Kedua, semangat gotong royong. Anggota pramuka diharapkan mampu mengasah kembali jiwa kerja sama dan empati sosial yang mulai memudar akibat pola hidup individualis di era digital.

Ketiga keseimbangan intelektual dan akhlak. Artinya, anggota Pramuka mendorong lahirnya pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara pikiran, tetapi juga memiliki kepekaan nurani yang tajam.

Mencetak Pemimpin yang Adaptif

Melalui orientasi ini, Saka Bahari Kabupaten Gorontalo berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di pangkalan masing-masing. 

Haris menegaskan bahwa output dari kegiatan ini adalah lahirnya kader Pramuka yang unggul secara intelektual namun tetap memegang teguh moralitas dan karakter bangsa.

"Kami ingin Pramuka di Kabupaten Gorontalo menjadi generasi yang tangguh dan tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh negatif teknologi," ujarnya.

"Kepemimpinan yang kita bentuk adalah yang memiliki akhlak mulia dan kepedulian sosial yang nyata," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU