Tabongo Sabet Gelar Juara Umum MTQ Kabupaten Gorontalo 2026, Bupati Tekankan Evaluasi Pembinaan
GORONTALO – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Gorontalo tahun 2026 resmi berakhir.
MTQ Kabupaten Gorontalo tahun ini menempatkan Kecamatan Tabongo sebagai pemuncak prestasi.
Setelah berkompetisi ketat selama lima hari, kafilah Tabongo sukses membawa pulang gelar Juara Umum.
Penutupan ajang syiar Islam ini dipimpin langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, di Gedung Kasmat Lahay, Limboto, pada Kamis malam, 9 April 2026.
Momentum ini tidak hanya menjadi panggung selebrasi para pemenang, tetapi juga menjadi ajang evaluasi serius bagi pemetaan kualitas literasi Al-Qur'an di tingkat kecamatan.
Berdasarkan keputusan dewan hakim, Kecamatan Tabongo tampil mendominasi dengan perolehan total 265 poin.
Baca juga: Apa Itu Kesetaraan Gender? Ini Pengertian, Contoh, dan Tujuannya
Posisi kedua ditempati oleh Kecamatan Telaga Biru yang mengumpulkan 220 poin, disusul oleh Kecamatan Bongomeme di urutan ketiga dengan 150 poin.
Berikut adalah gambaran posisi 5 besar perolehan poin MTQ Kabupaten Gorontalo 2026:
- Juara I: Kecamatan Tabongo (265 Poin)
- Juara II: Kecamatan Telaga Biru (220 Poin)
- Juara III: Kecamatan Bongomeme (150 Poin)
- Juara IV: Kecamatan Telaga (120 Poin)
Juara V: Kecamatan Limboto (105 Poin)
Beberapa kecamatan lain seperti Boliyohuto, Dungaliyo, hingga Telaga Jaya menyusul di peringkat selanjutnya dalam daftar 15 besar klasemen akhir.
Baca juga: Mengenal Alat Musik Tradisional Khas Gorontalo Polopalo: Sejarah, Cara Main, dan Filosofinya
Catatan Merah untuk Empat Kecamatan
Di balik kemeriahan acara, Sofyan Puhi memberikan catatan kritis terhadap efektivitas pembinaan di akar rumput.
Ia menyoroti adanya empat kecamatan yang sama sekali belum berhasil menyumbangkan prestasi pada ajang tahun ini.
“Ini menjadi bahan evaluasi kita bersama. Hasil penilaian menunjukkan masih ada empat kecamatan yang belum meraih prestasi, dan ini harus menjadi perhatian khusus bagi LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an),” tegas Sofyan dalam sambutannya.
Sofyan menginstruksikan LPTQ tingkat kecamatan dan Kantor Urusan Agama (KUA) untuk lebih proaktif dalam melakukan pembinaan berkelanjutan.
Menurutnya, target utama bukan sekadar memenangkan piala, melainkan mengejar passing grade atau standar nilai tinggi agar delegasi Gorontalo mampu berbicara banyak di tingkat provinsi maupun nasional.
Menuju Standar Kompetisi yang Lebih Tinggi
Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen menjadikan hasil MTQ 2026 sebagai database evaluasi.
Standar kualitas peserta akan terus dipantau agar proses regenerasi qori dan qoriah di Bumi Serambi Madinah tetap berjalan secara berkualitas.
Sofyan berharap, sinergi antara pembina agama dan pemerintah daerah dapat menutup celah kesenjangan prestasi antar-kecamatan.
"Sehingga di masa depan, seluruh wilayah di Kabupaten Gorontalo mampu melahirkan talenta-talenta terbaik di bidang Tilawatil Qur’an," pungkas Sofyan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo