Kamis, 02 APRIL 2026 • 12:56 WIB

Inflasi Gorontalo Tetap Stabil Selama Ramadan 2026

Author

Ilustrasi inflasi (Istimewa)

GORONTALO – Di tengah lonjakan permintaan konsumsi selama bulan Ramadan, Provinsi Gorontalo berhasil menjaga stabilitas ekonomi daerah. 

Berdasarkan laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), angka inflasi bulan Maret 2026 terhadap Februari 2026 tercatat sangat terkendali di level 0,24 persen.

Angka ini dipandang sebagai pencapaian positif, mengingat periode Ramadan biasanya menjadi fase rawan kenaikan harga pangan dan kebutuhan pokok akibat tingginya daya beli masyarakat.

Baca juga: Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Gorontalo Sebut TKA Sebagai Barometer Objektif Kemampuan Siswa

Kehadiran Pemerintah dalam Stabilitas Harga

Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata dari koordinasi lintas sektor yang berjalan efektif. 

Menurutnya, terkendalinya inflasi memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga yang drastis.

“Tentunya Upaya yang terkoordinasi tersebut merupakan bentuk komitmen bahwa pemerintah hadir ditengah masyarakat dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Wahyudin pada Kamis, 2 April 2026.

Baca juga: Kalender Lengkap April 2026: Daftar Hari Besar Nasional, Internasional, dan Jadwal Libur

Komoditas Pemicu dan Peran TPID

Meski secara umum terkendali, BPS mencatat beberapa komoditas tetap memberikan andil terhadap inflasi periode ini. 

Beberapa di antaranya meliputi bahan bakar bensin, minyak goreng, telur ayam ras, bawang merah, tarif air minum PAM, hingga sektor perikanan seperti ikan gabus, ikan asap, dan ikan mujair. 

Selain itu, produk pembersih seperti sabun cair juga masuk dalam daftar penyumbang inflasi.

Baca juga: John Herdman, Gairah Newcastle di Pinggir Lapangan, dan Misi Menghidupkan Marwah Garuda

Keberhasilan menekan angka inflasi ini tidak lepas dari peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang mempertemukan sinergi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, pemerintah kabupaten/kota, serta Bank Indonesia.

Instruksi Strategis Gusnar Ismail

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dalam berbagai pertemuan TPID terus menekankan tiga langkah strategis yang harus dijaga hingga menjelang Idulfitri:

Pengawasan Ketat: Pemantauan rutin terhadap stok dan harga bahan pokok di pasar-pasar utama.

Intervensi Pasar: Masifnya pelaksanaan operasi pasar murah untuk membantu akses pangan terjangkau bagi warga.

Rantai Pasokan: Memperkuat koordinasi dengan Bulog, distributor besar, serta daerah penghasil untuk menjamin kelancaran distribusi pangan.

"Langkah-langkah preventif ini diharapkan tetap konsisten dijalankan guna memastikan ketersediaan pasokan tetap aman hingga perayaan hari raya mendatang," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Gorontalo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU