Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Gorontalo Sebut TKA Sebagai Barometer Objektif Kemampuan Siswa
GORONTALO – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menekankan pentingnya standarisasi pengukuran hasil belajar siswa melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Hal ini disampaikan dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) TKA Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Grand Q, Kamis (02/04/2026).
Dalam arahannya, Sofyan menegaskan bahwa TKA bukan sekadar ujian rutin, melainkan instrumen strategis untuk memotret kompetensi kognitif peserta didik secara akurat dan terstandar.
Baca juga: Kalender Lengkap April 2026: Daftar Hari Besar Nasional, Internasional, dan Jadwal Libur
Guru Sebagai Penggerak Kualitas SDM
Sofyan mengingatkan bahwa sektor pendidikan adalah pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter di era globalisasi.
Oleh karena itu, tenaga pendidik dituntut untuk lebih proaktif dalam menjalankan perannya.
"Guru dan tenaga kependidikan harus proaktif dalam membangun sumber daya manusia yang beragama, berbudaya, serta memiliki daya saing," ujar Sofyan.
Baca juga: John Herdman, Gairah Newcastle di Pinggir Lapangan, dan Misi Menghidupkan Marwah Garuda
Ia meyakini bahwa dengan data objektif yang dihasilkan dari TKA, pemerintah daerah dan sekolah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran guna memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas.
Diikuti 87 Peserta Teknis
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Abd. Waris, melaporkan bahwa agenda Bimtek ini melibatkan 87 partisipan.
Peserta terdiri dari jajaran dinas, pengawas sekolah, kepala sekolah tingkat SD dan SMP, hingga tim teknis lapangan.
Baca juga: Update Ranking FIFA: Timnas Indonesia Tertahan di Posisi 121 Usai Gelaran FIFA Series 2026
Waris berharap melalui TKA, akan muncul indikator-indikator positif yang mampu memicu semangat para guru untuk terus berinovasi dalam proses belajar mengajar.
"Pelaksanaan TKA diharapkan menjadi indikator positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendorong semangat guru dalam memperbaiki proses pembelajaran," pungkasnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui kehadiran Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo, Rudi Syaifullah, yang turut memantau jalannya persiapan teknis tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan