GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo mengeluarkan peringatan keras terkait pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi peserta didik.
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, menegaskan bahwa standar keamanan dan kualitas pangan merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar demi masa depan generasi muda.
Pernyataan tersebut disampaikan Indra dalam agenda penandatanganan perjanjian kerja sama Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) yang dilaksanakan beberapa hari lalu.
Baca juga: BMKG: Prospek Cuaca di Gorontalo dan Wilayah RI Periode 09 – 12 Maret 2026
Investasi Strategis dan Masa Depan Bangsa
Pemerintah memandang program ini sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif.
Intervensi gizi di tingkat sekolah diharapkan mampu memastikan anak-anak tumbuh dengan kesehatan yang optimal dan kecerdasan yang mumpuni.
“Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi angka masalah gizi, tetapi juga memastikan anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di depan,” ujar Indra.
Baca juga: Bupati Gorontalo Pererat Silaturahmi di Festival Ramadan KKSS
Sinergi dan Pengawasan Ketat
Keberhasilan program ini menuntut koordinasi yang presisi di setiap lini, mulai dari penyedia bahan baku hingga proses distribusi di satuan pendidikan.
Indra menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah daerah, pengelola dapur SPPG, dan pihak sekolah sebagai penerima manfaat.
“Kerja sama yang kita bangun melalui program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, pengelola dapur SPPG, penyedia bahan pangan, serta satuan pendidikan sebagai penerima layanan,” jelasnya.
Baca juga: Pemkab Gorontalo dan Polri Tanam Jagung Serentak
Peringatan Keras Terkait Kelalaian
Pemerintah Kota Gorontalo memberikan perhatian serius pada aspek higienitas dan sanitasi pengelolaan dapur.
Bahan pangan yang digunakan wajib memiliki sumber yang jelas serta memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku.
Indra memberikan ultimatum agar tidak ada pihak yang bermain-main dengan kesehatan pelajar.
“Saya tegaskan bahwa dalam program yang menyangkut kesehatan anak-anak, tidak boleh ada ruang bagi kelalaian. Setiap makanan yang disajikan harus melalui proses yang terjamin kebersihan, kualitas, serta keamanannya,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Gorontalo