GORONTALO – Kondisi memprihatinkan dialami oleh anak berusia tiga tahun yang menjadi korban penganiayaan ayah kandungnya sendiri di Kota Gorontalo.
Balita malang tersebut kini tengah menjalani perawatan medis intensif di RS Bhayangkara setelah dievakuasi dari lokasi penyiksaan.
Berdasarkan keterangan Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Pol Ade Permana, korban menderita luka lebam yang merata di bagian wajah.
Baca juga: Seorang Ayah di Gorontalo Siksa Anak Kandung Demi Ancam Istri agar Pulang Rumah
Hantaman keras yang diduga berasal dari tangan kosong pelaku mengakibatkan bengkak yang cukup parah pada beberapa titik wajah korban.
“Korban mengalami bengkak di dahi, bibir memar hingga mengeluarkan darah. Selain itu, terdapat luka lebam di bagian bawah mata sebelah kiri serta di kedua sisi pipi, baik kiri maupun kanan,” ungkap Ade Permana saat dikonfirmasi.
Pendalaman Dugaan Kekerasan Senjata Tajam
Meski pelaku mengaku hanya menggunakan tangan kosong, pihak kepolisian tetap melakukan pemeriksaan mendalam terhadap luka-luka yang dialami korban.
Pasalnya, dalam rekaman video call yang viral, pelaku terlihat memegang senjata tajam saat mengancam istrinya melalui sang anak.
“Kita masih dalami [kemungkinan luka lain] karena dari video yang beredar pelaku membawa senjata tajam. Namun, senjata tajam sudah berhasil kami sita,” tambah Ade.
Saat ini, pelaku nerinisial MH telah mendekam di sel tahanan dan dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi masih akan mendalami apakah penyiksaan ini merupakan aksi perdana atau sudah menjadi tabiat kekerasan yang berulang.
Sementara itu, sang anak masih dalam pengawasan ketat tim medis guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Menurut keterangan Ade, kasus ini dilatarbelakangi konflik rumah tangga yang dialami MH dan istrinya. Istrinya meninggal MH ke luar kota.
Untuk meminta istrinya kembali ke rumah, MH menjadikan anaknya sebagai sandra hingga disiksa. Kondisi korban yang berlumur darah diperlihatkan MH kepada istrinya lewat video call.
Istrinya yang khawatir langsung meminta paman korban melaporkan kejadiam ini ke polisi. Tidak butuh waktu lama MH berhasil diringkus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara