Diguyur Hujan, Pelantikan 3.013 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Gorontalo Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
GORONTALO – Halaman Kantor Bupati Gorontalo menjadi saksi bisu berakhirnya penantian panjang ribuan tenaga abdi negara.
Di bawah guyuran hujan, semangat 3.013 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Kabupaten Gorontalo tak sedikit pun surut saat mengikuti prosesi pelantikan.
Suasana haru menyelimuti ribuan pegawai yang resmi berganti status tersebut.
Baca juga: Kado Akhir Tahun: Tiket Pesawat dari Gorontalo Diskon hingga 14 Persen
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, dalam sambutannya tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap loyalitas para pegawai yang telah mengabdi bertahun-tahun mendampingi pemerintah daerah.
“Selamat buat saudara yang terus mengabdi bersama pemerintah sudah sekian lama, terus bersama, dan terus berkomitmen sampai dengan hari ini,” ucap Sofyan mengawali sambutannya.
Sofyan mengakui bahwa perjalanan menuju pelantikan ini bukanlah hal yang mudah.
Ada proses administrasi yang panjang dan menguras emosi, namun kesabaran para pegawai akhirnya berbuah manis hari ini.
“Ini proses yang sangat panjang, melelahkan, dan bahkan tidak sabar, tapi penantian itu adalah satu hal yang pasti, dan hari ini tiba juga,” tambahnya.
Sumpah Bukan Sekadar Janji
Momen pelantikan terasa semakin sakral saat ribuan pegawai mengucapkan sumpah Panca Prasetya Korpri.
Baca juga: Hampir 96 Persen Warga Terlindungi BPJS, Pemkab Gorontalo Panen Pujian di Level Nasional
Sofyan menegaskan bahwa sumpah tersebut memiliki bobot spiritual dan moral yang berat, bukan sekadar pelengkap seremonial belaka.
“Tadi setelah pelantikan bapak ibu mengucapkan sumpah Panca Prasetya Korpri, tolong itu dihayati, karena disitu ada janji leluhur, komitmen kita untuk berbakti kepada negara ini. Itu bukan sekadar janji biasa saja. Kami yakin sudah sering mendengarkan itu, tapi hari ini beda,” tegas Sofyan mengingatkan.
Secara statistik, total formasi yang seharusnya dilantik berjumlah 3.016 orang.
Namun, karena adanya kendala administrasi, tiga orang harus tertunda pelantikannya, sehingga yang resmi dikukuhkan berjumlah 3.013 orang.
Meski cuaca kurang bersahabat di tengah acara, ribuan peserta tetap berdiri tegak menyimak arahan pimpinan daerah.
Rangkaian kegiatan yang penuh makna ini kemudian ditutup dengan siraman rohani oleh Ustad Salim Al Jufri, memberikan bekal spiritual bagi para abdi negara dalam memulai babak baru pengabdian mereka.
Prosesi pelantikan juga semakin haru dengan perayaan ulang tahun enam pegawai yang baru dilantik hari ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan