GORONTALO – Suasana Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Gorontalo yang digelar di Rumah Makan Orasawa, Limboto, Selasa (9/12/2025), sempat menghangat.
Dalam sambutannya, Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah, secara blak-blakan mengungkap adanya upaya campur tangan atau "cawe-cawe" dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait pemilihan ketua DPD II.
Idah mengaku sempat menerima telepon dari pengurus DPP yang memintanya untuk mengarahkan dukungan kepada figur tertentu dalam bursa pencalonan.
Baca juga: Musda XI Golkar Kabupaten Gorontalo Dimulai, Idah Syahidah Beri Pesan Begini
Namun, dengan tegas ia menolak permintaan tersebut demi menjaga marwah kepemimpinannya di daerah.
"Saya dapat telepon dari DPP untuk mendukung seseorang. Saya bilang, yang jadi Ketua DPD I itu siapa? Saya atau Anda? Ini wilayah saya. Buat apa saya terpilih kemarin?" ungkap Idah.
Srikandi Golkar Gorontalo ini menegaskan bahwa peran DPP semestinya terbatas pada fungsi pengawasan, bukan intervensi teknis pemilihan ketua di tingkat daerah.
Baca juga: Kecewa Berat Indra Sjafri Usai Timnas Indonesia U-23 Tumbang: Kita Bermain Tidak Sesuai Harapan
Ia tidak ingin hak pemilik suara di daerah dikebiri oleh kepentingan pusat.
"Cawe-cawe DPP itu cukup mengawasi, tidak perlu ikut campur. Walaupun saya perempuan, saya harus tegas," tambahnya.
Ketegasan Idah menolak titipan pusat ini sejalan dengan sikapnya terhadap para kandidat lokal.
Baca juga: Sektor Desa Merajai Puncak Kasus Korupsi 2024, Mengalahkan Utilitas dan Pemerintahan
Sebelumnya, ia menyatakan telah menutup akses pertemuan pribadi dengan keempat calon Ketua DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo untuk menghindari kecurigaan dan memastikan kompetisi yang adil.
"Saya tidak ingin ada kasak-kusuk di belakang. Saya memberikan kesempatan semua kader yang terbaik untuk maju," jelas Idah.
Sikap tegas Idah Syahidah ini mendapat sorotan positif dari peserta Musda karena dinilai berani pasang badan demi menjaga demokrasi internal partai di Gorontalo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan