GORONTALO – Menjelang demo mahasiswa dan sejumlah organisasi masyarakat, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyampaikan imbauan agar kegiatan tersebut berjalan damai tanpa tindakan anarkis.
Adhan menegaskan, demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara.
Namun, menurutnya yang lebih penting adalah bagaimana aspirasi yang disampaikan bisa diterima dengan baik oleh wakil rakyat.
Baca juga: 5 Imbauan Kapolres Gorontalo Terkait Demo di Kabupaten Gorontalo
"Silakan demo, itu hak konstitusional. Tapi yang lebih penting, DPRD harus menerima mereka dengan baik," kata Adhan.
"Kalau aspirasi ditampung, tidak ada alasan terjadi gesekan,” sambungnya.
Ia mengingatkan pengalaman di berbagai daerah, penolakan terhadap aspirasi justru sering memicu kericuhan.
Baca juga: Tolak Ikut Demo, Ojol Gorontalo: Kami Tidak Punya Masalah dengan Pihak Mana Pun
Karena itu, Adhan meminta para aleg DPRD agar bersikap terbuka dan menyiapkan ruang dialog.
“Kalau diterima dengan baik, Gorontalo tetap aman, damai, dan demokratis,” tambahnya.
Tak hanya menyasar para wakil rakyat, Wali Kota juga memberi pesan khusus kepada mahasiswa.
Baca juga: Ojol Bagian Penting Masyarakat, Kata Kapolda Gorontalo
Ia berharap aksi tetap fokus pada tujuan penyampaian pendapat, tanpa terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menunggangi situasi.
“Mahasiswa harus menjaga aksi dari upaya penyusupan yang bisa mengarah pada kekacauan," ujarnya.
Pernyataan ini disampaikan langsung di hadapan tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga unsur pemerintah.
Adhan menegaskan, menjaga stabilitas daerah adalah tanggung jawab bersama, agar penyampaian aspirasi tetap berada dalam koridor damai.
"Mari kita tunjukkan bahwa Gorontalo berbeda, aspirasi bisa disampaikan dengan santun dan bermartabat,” ujarnya lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Gorontalo