3 Daerah di Gorontalo Berstatus KLB Campak, Dikes Kabupaten Gorontalo Gencar Sweeping Imunisasi
GORONTALO - Kementerian Kesehatan mencatat ada tiga daerah di Provinsi Gorontalo berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Tiga daerah dimaksud ialah Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Boalemo, dan Kota Gorontalo.
Tren ini tak luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Baca juga: Tekan Inflasi, Pemkab Gorontalo Salurkan 38 Ton Beras Lewat untuk 19 Kecamatan
Saat ini, dinas kesehatan terus melakukan langkah pencegahan agar Kabupaten Gorontalo tidak menyusul tiga wilayah lain yang saat ini berstatus KLB campak.
Subkoordinator Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Gorontalo, Rany Aneta menjelaskan, setiap kasus suspek campak harus dipastikan kebenarannya melalui pengambilan sampel.
Setelah itu, tindak lanjut dilakukan melalui skrining vaksinasi pada anak-anak.
Baca juga: 281 Kasus Suspek Campak Tercatat di Pohuwato hingga Agustus 2025, Ada yang Disertai Komplikasi
“Vaksinasi diberikan pada saat bayi satu kali, baduta satu kali, dan kelas satu satu kali. Apabila ditemukan bayi atau anak belum vaksinasi campak, apalagi kalau belum lima tahun, kita mengejar vaksinasinya melalui imunisasi kejar,” ujarnya.
Rany mengungkapkan, sejak Januari hingga Agustus 2025, tercatat ada 102 kasus suspek campak di Kabupaten Gorontalo.
Data ini dihimpun dari laporan mingguan epidemiologi puskesmas-puskesmas kecamatan.
Baca juga: 14 Provinsi dengan Kasus KLB Campak Terbanyak per Agustus 2025: Gorontalo Masuk
Agar tidak bertambah, Dinkes bersama puskesmas dan kader kesehatan rutin mendata jumlah bayi atau anak yang belum mendapatkan vaksinasi campak.
"Jadi kita punya mingguan epideemiologi yang memantau SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini terhadap Respon). Ini penyakit yang dicegah lewat imunisasi," ungkapnya.
"Jadi kalau ada peningkatan status suspek Kita turun lagi screening bayi yang belum mendapat imunisasi kemudian kita kejar imunisasinya biar kekebalannya teebentuk karena ini menular," pungkasnya.
Baca juga: Kota Gorontalo, Boalemo, dan Pohuwato Masuk Daftar KLB Campak 2025
Menyikapi kondisi ini, Kepala Dinas Kabupaten Gorontalo, Ismail Akase mengimbau seluruh warga untuk memberikan imunisasi campak terhadap bayi atau anak melalui fasilitas kesehatan di kecamatan-kecamatan.
Selain gencar melakukan sweeping imunisasi, pihaknya juga rutin melakukan imunisasi di sekolah-sekolah.
"Ini semata-mata kami lakukan agar hak bayi atau anak kita terpenuhi yakni imunisasi yang lengkap. Semoga kerja sama pemerintah dan orang tua ini bisa melahirkan anak yang sehat, cerdan, dan jadi harapan bangsa," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan, Liputan