Sabtu, 16 AGUSTUS 2025 • 19:00 WIB

Ini Alasan Anggota Brimob Polda Gorontalo Menghilang di Hari Pernikahannya

Author

Bripda Tri Farhan, anggota Brimob Polda Gorontalo tertunduk lesu di hadapan ayah Sukmawati (HO/Putra)

GORONTALO - Terungkap sudah alasan Bripda Tri Farhan, anggota Brimob Polda Gorontalo yang menghilang di hari pernikahan.

Bripda Tri Farhan sejatinya menikahi Sri Sukmawati pada tanggal 9 Agustus 2025 kemarin. Namun, ia tiba-tiba menghilang tanpa kabar.

Sukmawati pun bingun dengan sikap calon suaminya itu. Bukan cuma Sukmawati, tamu undangan yang datang pun dibuat bingung karena persta tiba-tiba jadi acara pembeatan.

Baca juga: Anggota Brimob Polda Gorontalo yang Menghilang di Hari Pernikahan Akhirnya Muncul

Sempat dikabarkan kabur ke Palu, Bripda Tri Farhan akhirnya menemui keluarga Sukmawati di Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo, Kamis, 14 Agustus 2025 kemarin.

Minta Maaf

Bripda Tri Farhan tidak datang sendiri. Pihak Brimob Polda Gorontalo dan keluarganya mendampingi Tri Farhan.

Di hadapan keluarga besar Sukmawati, Bripda Tri Farhan mengaku salah. Ia bahkan siap menjalani sanksi dari ulahnya sendiri.

"Dia mau tanggung jawab. Dia sudah siap dengan konsekuensi ataupun [sanksi] kode etik dari institusinya," kata Hamid Rahman, ayah Sukamawati.

Baca juga: Dua Keluarga di Kabupaten Gorontalo Nyaris Baku Hantam Gegara Kurir

Alasan Menghilang

Hamid mengungkapkan alasan Bripda Tri Farhan tiba-tiba menghilang tanpa kabar di hari pernikahannya. 

Bripda Tri Farhan mengaku tanpa sadar meninggalkan Sukma di hari yang mestinya bersejarah bagi keduanya.

"Kalau mau dibilang faktor ghaib, kita kurang tau, tapi jawabannya dipertahankan. Dia memang dalam keadaan tidak sadar pas pergi. Jawabannya memang di luar nalar," kata Hamid.

Baca juga: Tidak Sampai Dipecat, Anggota Brimob Polda Gorontalo yang Menghilang di Hari Pernikahan Bakal Kena Sanksi Disiplin

Hamid sendiri telah memaafkan perbuatan Bripda Tri Farhan. Apalagi, di hadapannya, Bripda Tri Farhan mengaku siap menjalani sanksi dari kesatuannya.

Soal pencabutan laporan kepolisian semua akan diserahkan kepada Sukmawati, anaknya.

"Dia sudah meminta maaf. Secara manusiawi kita bisa maafkan apalagi dia sudah hadir di sini dan siap bertanggung jawab," ungkap Hamid.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU