GORONTALO - Seorang polisi di Gorontalo bernama Bripda Tri Farhan Mahiheu tiba-tiba menghilang di hari pernikahannya.
Bripda Tri Farhan rencananya akan menikahi Sukmawati Rahman pada 9 Agustus 2025.
Keduanya sudah menjalani proses pernikahan kedinasan dan pembinaan di KUA.
Baca juga: Pengadilan Tinggi Gorontalo Ziarah ke Makam Brigjen (Purn) Piola Isa
Namun, di hari pernikahannya, Bripda Tri Farhan tiba-tiba menghilang tanpa alasan yang jelas.
Pihak mempelai wanita pun bingung ke mana Bripda Tri Farhan menghilang.
Tidak Ada Masalah Sebelumnya
Zainudin Husain, salah satu keluarga mempelai wanita mengaku sebelumnya tidak ada masalah antara keduanya.
Baca juga: Tren Lari di Gorontalo Meningkat, Polisi Ingatkan Keselamatan
Bahkan sebelum hari pernikahan, Bripda Tri Farhan masih menjalin komunikasi dengan Sukma.
"Sebelum akad masih ada komunikasi. Bahkan di malam ba kupas masih ada komunikasi. Namun di akad si laki-laki tidak datang, di resepsi pun tidak datang," kata Zainudin.
Jadi Acara Pembeatan
Sebagaimana pesta pernikahan pada umumnya, pihak keluarga mempelai wanita telah mempersiapkan pesta dengan meriah.
Baca juga: Jadwal Gerakan Pangan Murah Gorontalo: Beras Rp12 Ribu/Kg, Gula, dan Minyak Goreng Juga Ada
Para tamu undangan pun berdatangan memenuhi 11 unit tenda yang berdiri megah di halaman rumah mempelai wanita.
Namun karena Bripda Tri Farhan tak kunjung datang, acara diganti menjadi acara pembeatan.
"Acaranya kita alihkan ke acara pembeatan," ungkap Zainudin.
Pihak keluarga berharap Bripda Tri Farhan datang meski acara akan sudah selesai.
Baca juga: Minim Sosialisasi, Pemilik Kafe di Gorontalo Bingung Bayar Royalti Lagu
Sayang seribu sayang, hingga malam resepsi, polisi yang bertugas di Brimob Polda Gorontalo itu tak kunjung menampakkan batang hidungnya.
"Harapannya, sore atau malam si laki-laki datang, tapi tidak datang juga. Makanya malam resepsi jadi resepsi pembeatan juga. Ini harusnya jadi acara suka cita malah jadi duka cita," ujar Zainudin.
Belum Ditemukan
Hingga sekarang keberadaan Bripda Tri Farhan tak kunjung diketahui.
Kabar terakhir yang diterima keluarga mempelai perempuan, Bripda Tri Farhan sudah berada di Palu, Sulawesi Tengah.
Orang tua Bripda Tri Farhan pun tidak mengetahui di mana anaknya kini berada.
Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polda Gorontalo.
Tanggapan Polisi
Kasubdit Penmas Polda Gorontalo, Kompol Anggoro Wibowo mengatakan akan menindaklanjuti laporan korban.
"Apabila ada tindak pidanya akan kami proses. Cuma kebetulan si laki-laki ini masih dalam pencarian," ujar Anggoro.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan