Kegiatan OKP Saka Bahari Kabupaten Gorontalo hari kedua (Dok. Saka Bahari)
GORONTALO – Memasuki hari kedua, kegiatan Orientasi Kepemimpinan dan Pembinaan Anggota (OKP), di SMA Negeri 2 Limboto semakin produktif.
Saka Bahari Kabupaten Gorontalo selaku inisiator kegiatan, fokus membekali para peserta dengan materi manajerial dan wawasan kebangsaan yang mendalam, Sabtu, 18 April 2026.
Pada fase ini, peserta tidak hanya diajak mengasah fisik, tetapi juga memperkuat fundamental berpikir dalam mengelola sebuah organisasi.
Baca juga: Hukum Melaksanakan Akikah dan Kurban, Mana yang Didahulukan?
Materi pertama yang menjadi sorotan adalah Tata Kelola Organisasi, Konstitusi, dan Manajemen Saka.
Sesi ini sangat krusial mengingat fungsionaris Pramuka harus memahami landasan hukum (AD/ART) serta mekanisme tata kerja yang berlaku di lingkungan Satuan Karya.
Para peserta diajarkan bagaimana mengelola administrasi, perencanaan program kerja, hingga teknik pengambilan keputusan yang sistematis.
Baca juga: Menara Keagungan Limboto Bakal Direnovasi, Anggaran Rp7,8 Miliar Disiapkan
Pemahaman ini diharapkan mampu melahirkan kader yang tertib organisasi dan profesional dalam menjalankan roda kepemimpinan di pangkalan masing-masing.
Melengkapi aspek manajerial, materi Kepemimpinan diberikan untuk membentuk karakter pemimpin yang adaptif.
Kepemimpinan dalam perspektif Saka Bahari bukan sekadar memberi perintah, melainkan kemampuan untuk mengayomi, menginspirasi, dan menjadi solusi di tengah kelompok.
Fokus pada sesi ini adalah pengembangan soft skills, mulai dari komunikasi efektif hingga manajemen konflik, yang menjadi bekal penting bagi seorang calon pemimpin masa depan.
Sebagai penutup rangkaian materi hari kedua, para peserta menerima pembekalan mengenai Bela Negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan