Karimu saat diinterogasi Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro usai tertangkap (Istimewa)
GORONTALO - Setelah berbulan-bulan bersembunyi, pelarian Karimu alias Karim Makidu, residivis kambuhan yang kerap membuat warga resah, akhirnya berakhir di Sungai Bone, Kabupaten Bone Bolango.
Ia ditangkap aparat Polsek Kabila bersama warga, Minggu, 12 Oktober 2025, setelah sempat melawan dan menceburkan diri ke sungai.
Penangkapan ini menjadi akhir dari pencarian panjang yang dilakukan sejak Juni 2025.
Baca juga: Dana Transfer ke Daerah Berkurang, TPP ASN Kabupaten Gorontalo Tetap Aman Tahun Depan
Karimu dikenal sering melakukan percobaan pencurian dan pengancaman dengan senjata tajam di Kelurahan Oluhuta, Kecamatan Kabila.
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, mengungkapkan bahwa upaya pengejaran terhadap Karimu sudah dilakukan berbulan-bulan.
"Dari bulan Juni kami mengejar yang bersangkutan, kita selalu monitor wilayahnya,” ujar Supriantoro.
Pelaku disebut kerap berpindah tempat dan memanfaatkan medan yang ia kenal dengan baik, sehingga menyulitkan proses penangkapan.
Pengejaran terbaru dilakukan Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WITA. Sekitar 30 warga bersama aparat kepolisian bergabung dalam operasi pencarian.
"Kita bersama masyarakat sekitar 30 orang berhasil mengamankan Karimu, residivis yang sangat meresahkan masyarakat,” ungkap AKBP Supriantoro.
Baca juga: Adhan Dambea Laporkan Pejabat Dikes Nakal ke KPK
Karimu bersembunyi di semak belukar di tepi Sungai Bone, lokasi yang sulit dijangkau.
Tim pencarian dibagi menjadi tiga regu: Barat, Tengah, dan Timur, untuk menyisir area secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan