GORONTALO — Bomber maut Erling Haaland kembali mengukir sejarah dengan membawa Norwegia ke 16 besar Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya sejak tahun 1998 silam.
Gol penentu dari Haaland tersebut sekaligus menjadi lesatan kelimanya di sepanjang turnamen Piala Dunia 2026 berjalan.
Gol tersebut sekaligus menggenapkan koleksi gol internasionalnya bersama Norwegia menjadi 60 gol.
Baca juga: Kado Hari Bhayangkara ke-80, 551 Personel Polda Gorontalo Resmi Naik Pangkat
Bertanding di babak 32 besar Piala Dunia 2026, armada tempur asuhan Stale Solbakken ini sukses memulangkan perwakilan Afrika, Pantai Gading, dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan bersejarah ini memastikan tiket fase gugur selanjutnya bagi Norwegia untuk menantang tim bertabur bintang, Brasil, di New York/New Jersey pada tanggal 5 Juli mendatang.
Pantai Gading Tebar Ancaman Serius Sejak Menit Awal
Skuad Pantai Gading yang dinakhodai Emerse Fae sebenarnya tampil jauh lebih agresif dan mematikan pada menit-menit awal babak pertama.
Baca juga: 30 Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang Penuh Makna
Bek kiri mereka, Ghislain Konan, sempat menghentak pertahanan Norwegia lewat tembakan keras dari sudut sempit yang sayangnya hanya menerpa jaring bagian luar.
Alur serangan sayap Pantai Gading kembali meneror saat umpan silang Yan Diomande sukses disambut Nicolas Pepe, namun Kristoffer Ajer bergerak cepat mengamankan bola liar di muka gawang.
Asyik menekan, Pantai Gading justru kecolongan lewat aksi individu memukau dari penyerang sayap kiri andalan Norwegia, Antonio Nusa.
Baca juga: Sesakit-sakitnya Jerman-Belanda di Piala Dunia 2026, Ternyata Lebih Sakit Italia
Nusa yang berhasil mengecoh penjagaan Nicolas Pepe di area penalti langsung melepaskan sepakan melengkung indah ke pojok tiang jauh guna mengubah papan skor menjadi 1-0.
Duel Sengit Haaland Melawan Barisan Belakang The Elephants
Sepanjang paruh pertama, lini belakang Pantai Gading sejatinya sempat berhasil mengunci pergerakan Haaland hingga sang striker minim mendapatkan pasokan bola.
Meski begitu, Haaland hampir saja menggandakan keunggulan pada menit ke-41 andai sontekan bolanya setelah menerima umpan Alexander Sorloth tidak diblok secara heroik oleh Ibrahim Sangare.
Memasuki paruh kedua, Pantai Gading yang bernafsu menyamakan kedudukan memasukkan amunisi baru, Amad Diallo, yang langsung mengubah jalannya permainan.
Diallo awalnya sempat menjadi pahlawan pertahanan dengan menghalau bola tepat di garis gawang untuk menggagalkan peluang emas bek Norwegia, Torbjorn Heggem.
Tak berselang lama, Diallo melakukan aksi magis lewat kerja sama taktis dengan Pepe sebelum melesatkan tendangan keras yang sukses merobek jala gawang Orjan Nyland.
Haaland Jadi Penentu Kemenangan
Skor imbang 1-1 membuat pertandingan berjalan makin sengit, tapi naluri gol Haaland sebagai predator kotak penalti akhirnya keluar sebagai pembeda hasil akhir.
Memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan, striker kepunyaan Manchester City itu sukses mencetak gol kemenangan yang membuat seisi stadion bergemuruh hebat.
Pantai Gading sejatinya nyaris memaksakan laga berlanjut ke babak tambahan waktu lewat eksekusi tendangan bebas mematikan yang dilepaskan oleh Diallo di masa injury time.
Beruntung bagi Norwegia, kiper Orjan Nyland melakukan penyelamatan luar biasa menggunakan satu tangan untuk menepis bola keluar gawang demi mengunci kemenangan dramatis mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA