Selasa, 30 JUNI 2026 • 08:55 WIB

Ruang Ganti Jerman Suram, Julian Nagelsmann Blak-blakan Usai Timnya Tuai Hasil Minor di Foxborough

Author

Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann ungkap penyebab kekalahan timnya daei Paraguay (DFB/GES Sportfoto)

GORONTALOJerman resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026. Julian Nagelsmann penyebab kekalahan Der Panzer.

Piala Dunia 2026 lagi-lagi belum berjodoh dengan jawara edisi 2014 itu.

Datang dengan misi juara, Kai Haverts Cs malah tersingkir lebih cepat usai kalah adu penalti lawan Paraguay.

Baca juga: Rekor 4 Dekade Lebih Raja Penalti Piala Dunia Milik Jerman Ambyar di Tangan Paraguay

Usai kekalahan itu, pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, membongkar kondisi memprihatinkan di dalam ruang ganti pasukannya.

Juru taktik 38 tahun itu menyebut atmosfer timnya sangat terpukul akibat kekalahan menyakitkan tersebut.

"Suasana di ruang ganti sangat suram. Semua orang kecewa karena kami tersingkir," ujar Nagelsmann dikutip dari DFB.

Baca juga: Kejutan! Paraguay OTW 16 Besar Piala Dunia 2026, Jerman Goodbye

Sindir Efektivitas Paraguay dan Kritik Aliran Bola Jerman

Dalam analisisnya, Nagelsmann menyoroti bagaimana efektivitas efisien gaya bermain Paraguay mampu menghukum dominasi semu timnya. 

Ia mengakui anak asuhnya telat panas dan gagal mengantisipasi momentum serangan balik lawan.

"Sayangnya, dalam sepak bola, sebuah tim terkadang bisa menang tanpa harus menciptakan banyak peluang. Paraguay unggul terlebih dahulu dari satu serangan, dan kami terlalu lama untuk masuk ke dalam permainan," kritik Nagelsmann.

Baca juga: Brasil Butuh 24 Tahun untuk Rasakan Lagi Comeback Manis ala Rivaldo-Ronaldinho di Piala Dunia 2002

Eks pelatih Bayern Munchen tersebut juga menyoroti kelemahan mendasar dalam sirkulasi bola Jerman. 

Sepanjang waktu normal hingga perpanjangan waktu, kreativitas lini tengah Jerman dinilai sangat lamban sehingga memudahkan barisan pertahanan peringkat 41 dunia itu untuk menutup ruang.

"Kami mengoper bola terlalu lambat dan akhirnya mulai memaksakan keadaan," tambahnya lagi.

Frustrasi Gagal Maksimalkan Bola Mati

Selain aliran bola yang lamban, Nagelsmann juga menyesalkan ketidakmampuan pasukannya dalam memanfaatkan set piece. 

"Kami banyak mendapatkan bola mati dan perlu menemukan cara berbeda untuk mengendalikan permainan, tetapi kami tidak mampu melakukannya," pungkasnya.

Hasil minor di Foxborough ini tidak hanya menghentikan ambisi juara Jerman, tetapi juga menghancurkan kesucian rekor mental baja mereka yang tidak pernah kalah dalam adu penalti di Piala Dunia selama 44 tahun terakhir.

Bagi Nagelsmann, rapor merah ini memperpanjang masa kelam raksasa Eropa tersebut yang terus gagal di turnamen mayor sejak terakhir kali mengangkat trofi juara dunia pada edisi 2014 silam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: DFB

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU