Selasa, 23 JUNI 2026 • 11:31 WIB

Surga Bawah Laut! Ini Spot Scuba Diving dan Freediving Terbaik di Gorontalo

Author

Keindahan bawah laut Olele, salah satu spot scuba diving di Gorontalo (Pariwisata Indonesia)

GORONTALOProvinsi Gorontalo menyimpan kekayaan bahari yang luar biasa dan sering kali disebut sebagai salah satu surga tersembunyi bagi para pencinta olahraga selam di Indonesia.

Kombinasi antara tebing bawah laut yang curam, terumbu karang yang masih perawan, hingga keberadaan biota laut langka menjadi daya tarik yang sulit ditolak oleh para penyelam.

Bagi Anda yang gemar melakukan scuba diving maupun freediving, daerah ini menawarkan sensasi petualangan air yang magis dan menantang adrenaline.

Baca juga: Daftar 10 Provinsi Termiskin di Indonesia, Gorontalo Urutan ke-9

1. Keajaiban Taman Laut Olele

Destinasi ini begitu melegenda di kalangan penyelam domestik maupun mancanegara berkat keindahan terumbu karangnya yang sangat masif.

Salah satu daya tarik paling ikonik di Olele adalah keberadaan Salvador Dali Sponge, sebuah spons laut raksasa dengan ukiran fisik mirip lukisan seniman ternama dunia.

Arus di kawasan ini relatif tenang dengan jarak pandang yang sangat jernih, menjadikannya lokasi yang sempurna untuk aktivitas freediving maupun foto bawah air.

Baca juga: Pemkab Gorontalo Targetkan 50 Ribu Massa Padati Sambutan Presiden RI di Puncak PENAS XVII

2. Lanskap Megah di Point Baraccuda

Sesuai dengan namanya, spot selam yang satu ini terkenal sebagai jalur perlintasan kawanan ikan barakuda dalam jumlah yang sangat besar.

Para penyelam scuba akan dimanjakan dengan pemandangan formasi lingkaran (schooling) dari ratusan ikan predator ramah ini yang berenang dengan anggunnya.

Selain barakuda, dinding tebing bawah laut (wall dive) di titik ini dihiasi oleh aneka kipas laut (sea fan) berukuran raksasa.

Baca juga: Presiden RI Prabowo Subianto Bakal ke Gorontalo Lagi

3. Sensasi Dekat dengan Hiu Raksasa di Botubarani

Jika Anda ingin merasakan sensasi berenang langsung bersama salah satu makhluk terbesar di samudra, Botubarani adalah jawabannya.

Kawasan pesisir ini menjadi habitat singgah bagi kawanan hiu paus pemakan plankton yang sangat ramah terhadap kehadiran manusia.

Aksesnya yang sangat dekat dari bibir pantai membuat spot ini ramah bagi para freediver pemula yang ingin berinteraksi langsung dengan hiu paus tanpa perlu menyelam terlalu dalam.

4. Menjelajahi Sejarah di Cargo Wreck

Bagi penyelam scuba profesional yang menyukai tantangan bernuansa histori, titik selam Cargo Wreck menawarkan petualangan yang memicu adrenalin.

Di dasar laut ini, terdapat bangkai kapal kargo kuno yang telah karam puluhan tahun lalu dan kini telah bertransformasi menjadi rumah bagi ekosistem terumbu karang.

Menyusuri celah-celah besi kapal yang diselimuti biota laut memberikan sensasi mistis sekaligus mengagumkan yang tidak akan terlupakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU