Selasa, 19 MEI 2026 • 09:02 WIB

Mahasiswa dan Akademisi Pimpin Angka Ketidakpuasan terhadap Kinerja Presiden

Author

Presiden RI, Prabowo Subianto rencananya berkunjung ke Gorontalo besok (BPMI Setpres)

GORONTALO — Sektor pendidikan dan kalangan muda kembali memperlihatkan posisinya sebagai elemen masyarakat yang paling kritis terhadap jalannya roda pemerintahan

Berdasarkan hasil riset terbaru yang dirilis oleh Muda Bicara ID pada tahun 2026, kelompok pelajar dan mahasiswa menjadi segmen profesi yang paling banyak menyuarakan ketidakpuasan terhadap rapor kerja Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan data grafik, persentase ketidakpuasan dari kalangan pelajar/mahasiswa menyentuh angka 53,7%. 

Baca juga: Menelisik Karakter Seseorang Lewat Perdebatan: 5 Tanda Ego Lebih Besar daripada Pola Pikir

Tingginya angka ini merefleksikan sensitivitas generasi muda terdidik dalam merespons dinamika sosial, kebijakan ekonomi, serta tata kelola negara saat ini.

Skeptisisme yang cukup tinggi juga datang dari ruang-ruang kelas dan kampus. Kelompok dosen dan guru menempati urutan kedua dengan tingkat ketidakpuasan mencapai 45,79%. 

Kondisi ini mengindikasikan adanya sumbatan komunikasi atau ketidakselarasan regulasi yang dirasakan langsung oleh para pilar pendidikan nasional.

Baca juga: Nakhoda Baru BPD Kabupaten Gorontalo, Haris Tome Resmi Pimpin DPC ABPEDNAS

Berikut adalah persentase ketidakpuasan publik berdasarkan klasifikasi profesi pada tahun 2026:

  • Pelajar/Mahasiswa: 53,7%
  • Dosen & Guru: 45,79%
  • Freelancer: 42,03%
  • Ibu Rumah Tangga: 41,16%
  • ASN & Pegawai Pemerintah: 40,59%
  • Belum Bekerja (Fresh Graduate): 39,57%
  • Pekerja Swasta: 38,89%
  • Wiraswasta/Pelaku Bisnis: 30,86%
  • Buruh, Tani, Nelayan: 30%

Menariknya, ketidakpuasan di dalam tubuh birokrasi sendiri (ASN dan pegawai pemerintah) berada di angka 40,59%, sebuah sinyal evaluasi internal yang cukup berbobot. 

Sementara itu, kelompok yang bersentuhan langsung dengan sektor riil dan produksi bawah, seperti pelaku bisnis (30,86%) serta elemen buruh, tani, dan nelayan (30%), justru memperlihatkan tingkat ketidakpuasan yang paling minim.

Variasi Rapor untuk Wakil Presiden dan Segmentasi Generasi

Hasil riset menunjukkan sudut pandang yang agak bergeser ketika menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Baca juga: Gemerlap Cahaya Street Glow Run Hidupkan Suasana Malam Kota Limboto

Kinerja sang Wapres paling banyak disorot secara kritis oleh pekerja lepas (freelancer) dengan angka ketidakpuasan 45%, diikuti akademisi (43,68%), dan mahasiswa (42,78%). 

Sebaliknya, stabilitas kebijakan sektoral tampaknya memuaskan kelompok akar rumput, di mana tingkat kepuasan buruh, tani, dan nelayan terhadap Wapres Gibran melonjak hingga 73,64%.

Secara akumulatif, rata-rata tingkat kepuasan generasi muda terhadap Presiden Prabowo berada di angka 58,6%. 

Jika dibedah berdasarkan klaster umur, kelompok Milenial cenderung memberikan penilaian yang lebih positif dengan tingkat kepuasan mencapai 63,7%, berbanding terbalik dengan Gen Z yang lebih menuntut dan kritis di angka 53,6%.

Jajak pendapat berskala nasional ini diselenggarakan sepanjang bulan Maret 2026 dengan melibatkan 800 koresponden berusia 17 hingga 40 tahun. 

Pengumpulan data menggunakan metode computer-assisted self interviewing (CASI) melalui teknik stratified random sampling, yang menghasilkan margin kekeliruan sekitar 5% pada tingkat kepercayaan 95%.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Muda Bicara Id, Goodstats

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU