Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 10:28 WIB

Panduan Lengkap Shalat Tarawih: Niat, Jumlah Rakaat, dan Tata Caranya

Author

Panduan lengkap salat tarawih di bulan Ramadan (Istimewa)

GORONTALO — Malam-malam di bulan Ramadan selalu terasa istimewa dengan kumandang takbir dari masjid dan mushalla. Salah satu ibadah yang paling dinantikan adalah salat Tarawih

Ibadah qiyaamul lail ini merupakan kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk mendulang pahala dan mempertebal iman di bulan suci.

Namun, agar ibadah kita berjalan sempurna dan khusyuk, penting untuk menyegarkan kembali ingatan kita mengenai aturan serta tata cara pelaksanaannya.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Gorontalo Akan Gelar Tonggeyamo Hari Ini

Memahami Perbedaan Jumlah Rakaat

Dalam praktiknya di Indonesia, kita sering menemui perbedaan jumlah rakaat. 

Perbedaan ini adalah hal yang lumrah dalam ijtihad para ulama, karena tidak ada hadits yang secara kaku membatasi jumlahnya. Beberapa format yang umum dilakukan antara lain:

  • Format 11 Rakaat: Terdiri dari 8 rakaat Tarawih dan ditutup dengan 3 rakaat Witir.
  • Format 23 Rakaat: Terdiri dari 20 rakaat Tarawih dan ditutup dengan 3 rakaat Witir.
  • Variasi Lainnya: Beberapa ulama juga mengamalkan 13, 36, hingga 39 rakaat sesuai tradisi madzhab masing-masing.

Baca juga: Berburu Takjil di Limboto: 3 Spot Populer yang Wajib Kamu Kunjungi Selama Ramadan

Panduan Niat Shalat Tarawih

Niat adalah rukun qolbi (hati), namun melafalkannya dapat membantu kemantapan jiwa. Berikut bacaannya:

1. Sebagai Imam (Berjamaah)

Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an imaman lilahi ta’alaa

(Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala).

2. Sebagai Makmum (Berjamaah)

Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lilahi ta’alaa

(Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala).

3. Shalat Sendiri (Munfarid)

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta’ala

(Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala).

Tata Cara Pelaksanaan (Model 2 Rakaat - 1 Salam)

Secara teknis, gerakan shalat Tarawih sama dengan shalat fardhu atau shalat sunnah lainnya. Berikut urutannya:

  • Takbiratul Ihram (disertai niat di dalam hati).
  • Membaca Al-Fatihah dan surat pendek Al-Qur'an.
  • Rukuk, I'tidal, dan Sujud seperti biasa.
  • Bangkit untuk rakaat kedua, lakukan gerakan yang sama.
  • Tahiyat Akhir dan Salam pada rakaat kedua.
  • Ulangi hingga mencapai target rakaat (misal: 4 kali untuk 8 rakaat).
  • Dianjurkan membaca istighfar atau Doa Kamilin setelah rangkaian Tarawih usai.
  • Menutup Ibadah dengan Shalat Witir

Shalat Witir adalah penutup ibadah malam dengan jumlah rakaat ganjil (umumnya 3 rakaat).

Lafal Niat Witir (3 Rakaat sekaligus)

Makmum: Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan ma’muuman lillahi ta’aala.

Sendiri: Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatain lillaahi ta’alaa.

Doa Setelah Shalat Witir

Setelah salam, sangat dianjurkan membaca doa sebagai berikut untuk menyempurnakan ibadah:

"Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman. Wanas-aluka qalban khaasyi’an. Wanas-aluka ‘ilman naafi’an. Wanas-aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas-aluka ‘amalan shaalihan. Wanas-aluka diinan qayyiman. Wanas-aluka khairan katsiiran. Wanas-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah. Wanas-aluka tamaamal ‘aafiyah. Wanas-alukasy syukra ‘alal ‘aafiyati, wanas-alukal ghinaa-a ‘anin naas..."

Artinya: "Ya Allah, kami mohon kepada-Mu iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar, amal yang saleh... Ya Allah, terimalah shalat, puasa, dan ibadah kami, serta sempurnakanlah segala kekurangan kami..."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU